Desa Suka Damai yang terletak di Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, adalah sebuah desa yang menawarkan keindahan alam dan kekayaan budaya yang menarik. Terletak di bagian utara Pulau Rupat, desa ini menjadi tempat tinggal bagi mayoritas penduduk yang berasal dari suku Jawa. Desa Suka Damai dikenal sebagai desa yang harmonis dengan keberagaman kepercayaan. Masyarakat Desa Sukadamai terdiri dari pemeluk agama Islam, Buddha, dan Kristen. Kerukunan antarumat beragama menjadi salah satu kebanggaan desa ini.
Mayoritas mata pencaharian penduduk Desa Suka Damai adalah sebagai petani kelapa sawit dan nelayan. Mereka mengandalkan hasil bumi dan laut sebagai sumber kehidupan mereka. Kehidupan sehari-hari penduduk desa ini tercermin dari kegiatan mereka yang erat dengan alam. Selain itu, Desa Suka Damai juga memiliki kekayaan budaya yang menarik.
Salah satunya adalah kesenian tradisional, seperti kompang, yang merupakan alat musik tradisional masyarakat Melayu dengan bentuk yang mirip dengan rebana. Nada kompang lebih identik dengan kebudayaan Islam yang melebur dalam budaya Melayu. Kesenian kompang ini masih dilestarikan dan sering digunakan dalam berbagai acara atau kegiatan tradisional seperti upacara pernikahan, khitanan, bulan Muharram, akikah, dan sebagainya. Kesenian kompang di Desa Suka Damai biasanya disiarkan oleh laki-laki remaja hingga dewasa.
Tidak hanya kompang, masyarakat Desa Suka Damai juga memiliki kesenian rebana yang juga masih dilestarikan. Kesenian rebana ini sering digunakan dalam acara-acara keagamaan seperti Ramadan, perayaan Maulid Nabi, pengajian, dan lain-lain. Kesenian ini menjadi bagian penting dari budaya dan identitas desa.
Selain kebudayaan yang kaya, Desa Suka Damai juga menawarkan keindahan alam yang menakjubkan. Pesona alam Pulau Beting Aceh yang terkenal dengan keindahannya. Ada sebuah alasan tertentu sehingga Pulau ini dinamakan Beting Aceh, "Beting" berarti tumpukan atau gundukan pasir, dan dulunya cukup banyak saudara kita dari Aceh yang hendak ke Malaysia dan terdampar dipulau ini, demikianlah asal muasal penamaan Beting Aceh.
Pulau yang terletak di hamparan Selat Malaka ini memang menjadi salah satu destinasi wisata yang populer bagi masyarakat lokal maupun wisatawan saat berkunjung ke Pulau Rupat. Pulau tak berpenghuni ini menawarkan pemandangan pasir putih yang akan terhampar luas apabila air laut surut dan memiliki air laut yang jernih, membuat pengunjung terpesona dengan keindahannya.
Desa Suka Damai adalah destinasi yang sempurna bagi mereka yang ingin menikmati keindahan alam dan mempelajari kebudayaan lokal yang kaya. Jika Anda mencari pengalaman yang berbeda dan menarik, kunjungilah Desa Suka Damai dan temukan pesona dan keramahan masyarakatnya.*** Dewi Ayu Ningsih, mahasiswa Universitas Riau