<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://khazanahriau.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://khazanahriau.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Dilengkapi 40 Kamar, Asrama 3 SMK Abdurrab Pekanbaru Resmi Digunakan</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15902/dilengkapi-40-kamar-asrama-3-smk-abdurrab-pekanbaru-resmi-digunakan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; &#45; Satu lagi bukti komitmen Yayasan Abdurrab dalam mendukung kemajuan &amp;nbsp;SMK Abdurrab. Komitmen ini diwujudkan dengan membangun Asrama 3 SMK Abdurrab yang berada di Jalan Serasi, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya Pekanbaru. Asrama &amp;nbsp;dilengkapi 40 kamar serta mini market dan sarana pendukung lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jumat (04/9/2026), dilakukan peresmian penggunaan Asrama 3 SMK Abdurrab yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua Pembina Yayasan Abdurrab Dr. dr. Susiana Tabrani, M.Pd didampingi Ketua Yayasan Abdurrab, Dr. Ruza Prima Rustam, Sp.OG, Kepala SMK Abdurrab Pekanbaru, Irham Siregar, S.Pd., M.Si.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembina Yayasan Abdurrab Pekanbaru, Dr. dr. Susiana Tabrani, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah ikut membantu hingga akhirnya terbangun asrama 3 SMK Abdurrab Pekanbaru ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal yang mendasar pembangunan asrama ini menurutnya memang atas permintaan orang tua siswa yang ingin menyekolahkan anaknya di SMK Abdurrab. Apalagi sebagian besar siswa berasal dari luar Pekanbaru. Kini SMK Abdurrab sudah dilengkapi tiga asrama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengan adanya asrama, siswa lebih mudah diawasi, orang tua pun tak perlu khawatir dengan anaknya. Sekuriti 24 jam, ada penjaga asramanya. Ada kegiatan ibadah rutin, tahsin dan kajian&#45;kajian lainnya sehingga ini juga menjadi nilai lebih nantinya saat tamat dari SMK Abdurrab Pekanbaru&quot; ujar Susiana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala SMK Abdurrab Pekanbaru, Irham Siregar, S.Pd., M.Si, menyebut saat ini SMK Abdurrab memiliki 657 peserta didik. Sejauh ini pihak sekolah bersama yayasan sudah berusaha maksimal menyiapkan hunian/asrama yang kayak bagi para siswa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;60 persen siswa berasal dari luar Pekanbaru, maka keberadaan asrama ini sangat penting bagi siswa, sementara yang tidak mendapatkan asrama, kami juga berkewajiban mencarikan telat tinggal atau kosan bagi siswa,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pihaknya berterima kasih kepada Yayasan Abdurrab yang telah memenuhi permintaan orang tua untuk menyiapkan asrama ini, harapannya akan segara dibangun asrama baru lainnya sehingga semua siswa bisa tertampung di asrama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Irham menegaskan kalau SMK Abdurrab, fokus pada kompetensi kejuruan, juga kepada hal lainnya. Paling &amp;nbsp;utama tentu saja siswa tidak meninggalkan shalat serta selalu membaca Alquran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kepada para siswa yang tinggal di asrama ini, pesan kami jaga kebersihan dan ketertiban dan menjaga nama baik SMK Abdurrab di lingkungan masyarakat, tetap menjaga nilai&#45;nilai Rabbani, amanah dan beradab,&quot; pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan peresmian juga diisi dengan tausiyah dari Ustad Ali Rahman, Ph.D. Dalam tausiyahnya Ustadz Ali Rahman bicara tentang nikmat iman dan Islam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Termasuk asrama ini, merupakan nikmat yang harus disyukuri dengan cara melaksanakan kewajiban shalat 5 waktu dan juga membaca Alquran,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ustadz Ali Rahman juga berpesan agar siswa yang tinggal di asrama ini bisa juga berkontribusi terhadap lingkungan sekitar, menjalankan kewajibannya kepada Allah, belajar mandiri dan menjaga pergaulan di masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;SMK Abdurrab beralamat di Jalan Delima Nomor 146 Pekanbaru. Info pendaftaran hubungi 08127522875 (Santoso Aguswan dan 082285356627 (Bayu Irwandi).&amp;nbsp;&lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/27194822696-whatsapp_image_2026-09-04_at_18.jpeg"/><pubDate>Fri, 04 Sep 2026 18:24:05 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15902/dilengkapi-40-kamar-asrama-3-smk-abdurrab-pekanbaru-resmi-digunakan</guid></item><item><title>Tembus 170 Lebih Bikers, New Vario Evo Night Ride Vol 2 Terangi Malam Pekanbaru</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15901/tembus-170-lebih-bikers-new-vario-evo-night-ride-vol-2-terangi-malam-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; – Suasana malam Kota Pekanbaru mendadak riuh dan spektakuler pada Minggu (30/8). Lebih dari 170 bikers yang tergabung dalam Honda Bikers Pekanbaru (HOBIKU) dan komunitas Honda yang ada di Pekanbaru meramaikan gelaran touring malam bertajuk &quot;New Vario Evo Night Ride Vol 2&quot; dengan usungan tema &quot;Leave It Behind&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan berkendara malam hari ini mengambil titik awal dari dealer Capella Honda 88 pada pukul 19.00 WIB. Rombongan bikers yang didominasi oleh pengguna matik Honda menyusuri rute&#45;rute strategis jalanan Kota Pekanbaru dengan tertib dan mengedepankan kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, &amp;nbsp;sebelum akhirnya menyelesaikannya di garis finish yang bertempat di Setia Kawan Caffe.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Antusiasme para peserta terlihat sangat tinggi sejak sore hari. Event ini tidak hanya menjadi wadah apresiasi bagi para pecinta New Vario 160, namun juga ajang silaturahmi akbar bagi berbagai komunitas matik Honda di Riau, seperti Matic Serumpun, Stylo Pekanbaru, Plat BM, Vario Series, serta berbagai klub lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aldi Hadi, PIC Community Capella Honda Riau, Kami sangat mengapresiasi semangat dan soliditas luar biasa dari kawan&#45;kawan komunitas Honda di Pekanbaru. Hadirnya lebih dari 170 peserta di Night Ride Vol 2 ini menjadi bukti nyata betapa kuatnya kebersamaan yang terjalin. Melalui New Vario Evo Night Ride ini, kami ingin memberikan pengalaman berkendara malam yang tidak hanya seru dan berkesan, tetapi juga tetap mengedepankan etika berkendara yang aman dan tertib di jalan raya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Event ini merupakan bentuk Capella Honda untuk terus merangkul komunitas lewat agenda yang seru, solid, dan tetap ramah berkendara” tutup Aldi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setibanya di lokasi finish, para peserta disambut dengan beragam agenda hiburan menarik. Selain menyantap makan malam bersama dan menikmati kopi gratis yang disiapkan khusus untuk peserta, suasana malam semakin pecah dan meriah lewat penampilan spesial dari FDJ Jenny yang membawakan musik energetic hingga akhir acara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya sekadar rolling city dan hiburan, kegiatan ini juga diselingi dengan sesi sharing teknologi &amp;amp; fitur keunggulan New Vario 160, kuis interaktif, serta pembagian hadiah menarik bagi para bikers yang beruntung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kesuksesan gelaran Vol 2 ini, Capella Honda berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan&#45;kegiatan positif dan inovatif yang dapat merangkul serta mempererat tali persaudaraan antar sesama bikers Honda di wilayah Riau.(&lt;strong&gt;KhZ/ReR&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/15119236034-img-20260903-wa0012.jpg"/><pubDate>Thu, 03 Sep 2026 10:30:04 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15901/tembus-170-lebih-bikers-new-vario-evo-night-ride-vol-2-terangi-malam-pekanbaru</guid></item><item><title>Kemenag Kota Pekanbaru Resmi Buka OMI 2026, Jaring 1.045 Talenta Unggul Berbasis CBT</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15900/kemenag-kota-pekanbaru-resmi-buka-omi-2026-jaring-1045-talenta-unggul-berbasis-cbt</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45; Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru secara resmi membuka perhelatan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kota Pekanbaru Tahun 2026 di Pondok Pesantren Dar El Hikmah Pekanbaru, Kamis (3/9/2026). Mengusung tema “Islam, Sains, dan Ekologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju&quot;, OMI 2026 dirancang sebagai instrumen strategis dalam mengidentifikasi, membina, dan mengevaluasi potensi saintifik siswa madrasah secara terstruktur dan terukur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh 2.813 peserta, terdiri atas 1.112 murid dan pembina olimpiade dari 144 sekolah/madrasah, 1.500 santri Ponpes Dar El Hikmah, 144 Kepala Madrasah/Sekolah, 15 Pengawas Madrasah, serta 42 tamu undangan. Peresmian ditandai secara simbolis melalui pemukulan rebana oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru bersama jajaran pimpinan daerah dan yayasan, dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara, pertunjukan paduan suara &quot;Gerak Meraih Kemenangan&quot;, serta Tari Massal yang dibawakan oleh lebih dari 200 santri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara kuantitatif, OMI 2026 mencatatkan rekor partisipasi terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraannya, yaitu sebanyak 1.045 siswa dari 144 satuan pendidikan se&#45;Kota Pekanbaru. Komposisi peserta, untuk jenjang SMA/MA Sederajat diikuti 37 sekolah/madrasah untuk kompetisi sains pada 6 bidang studi: Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi Terintegrasi). Sedangkan untuk jenjang SMP/MTs Sederajat diikuti 57 sekolah/madrasah (3 bidang studi: Matematika, IPA, dan IPS Terintegrasi). Sedangkan, jenjang SD/MI Sederajat 50 sekolah/madrasah berpartisipasi mengikuti kompetisi pada 2 bidang studi, yakni Matematika dan IPAS Terintegrasi).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tingginya angka kepesertaan ini menunjukkan komitmen institusional madrasah di Wilayah Kota Pekanbaru dalam memperkuat tradisi akademik dan kompetensi peserta didik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru, H. Syahrul Mauludi, menegaskan bahwa OMI tidak sekadar menjadi ajang kompetisi tahunan, melainkan wahana pembentukan karakter saintifik yang beretika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kemenangan merupakan hasil sampingan atau bonus dari sebuah proses. Fokus utama kita adalah mendidik peserta didik untuk menghargai esensi proses, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta menginternalisasi nilai&#45;nilai keilmuan secara substansial. Melalui OMI, kita optimis dapat melahirkan generasi yang berprestasi dan berkarakter guna mewujudkan motto madrasah yang Maju, Bermutu, dan Mendunia,” tegas H. Syahrul Mauludi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Komite OMI 2026 sekaligus Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren/Plt. Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Pekanbaru, H. Zulfa Hendri, menjelaskan bahwa tahapan seleksi akan dilaksanakan serentak se&#45;Indonesia pada 7–9 September 2026 di tiga lokasi strategis : Ponpes Dar El Hikmah, MAN 1 Pekanbaru, dan MAN 2 Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Guna menjamin akuntabilitas, transparansi, dan validitas hasil seleksi, seluruh proses ujian menerapkan sistem Computer Based Test (CBT).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Seluruh data jawaban diproses secara digital dan terintegrasi secara nasional. Dari 11 bidang studi yang diperlombakan, sistem akan menjaring 3 peserta terbaik dari setiap bidang. Sebanyak 33 delegasi terbaik akan diumumkan pada 14 September 2026, dilanjutkan dengan resepsi penganugerahan juara pada 16 September 2026, serta diproyeksikan mewakili Kota Pekanbaru pada OMI Tingkat Provinsi Riau pada awal Oktober 2026 mendatang,” ujar H. Zulfa Hendri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan OMI 2026 mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Pekanbaru. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemko Pekanbaru, Indra Maulana, menyampaikan komitmen Pemko Pekanbaru untuk terus mengawal dan memberikan penguatan bagi para siswa yang terpilih hingga ke tingkat nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pimpinan Pondok Pesantren Dar El Hikmah Buya H. Amran Suardi, juga mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada pesantrennya sebagai salah satu tuan rumah pelaksanaan, bertepatan dengan momentum 35 tahun kiprah Ponpes Dar El Hikmah dalam membina santri. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/83430633930-whatsapp_image_2026-09-03_at_17.jpeg"/><pubDate>Thu, 03 Sep 2026 17:47:42 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15900/kemenag-kota-pekanbaru-resmi-buka-omi-2026-jaring-1045-talenta-unggul-berbasis-cbt</guid></item><item><title>Maknai Kemerdekaan di Jalan Raya, Capella Honda Riau Bagikan Tips #Cari_Aman Berkendara</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15899/maknai-kemerdekaan-di-jalan-raya-capella-honda-riau-bagikan-tips-cari_aman-berkendara</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, PARASRIAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&amp;nbsp;Bulan Agustus membawa semangat baru untuk menjadi pahlawan di jalan raya. Tak lagi menggunakan bambu runcing di medan perang, perjuangan kini diwujudkan melalui kepedulian dan keselamatan saat berkendara sehari&#45;hari.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kemerdekaan sejati adalah ketika kita bisa berkendara dengan bahagia, nyaman, dan selamat sampai tujuan dengan #Cari_Aman. Rama Dhandyano, Instruktur Safety Riding Honda PT. Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) selaku Main Dealer sepeda motor Honda Riau yang gencar menjadi pelopor keselamatan berkendara membagikan tips semangat perjuangan lewat #Cari_Aman&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;1. Perlengkapan Berkendara, &quot;Baju Zirah&quot; Pahlawan Modern&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Jika para pejuang dulu mengenakan perlengkapan tempur untuk bertahan hidup, pengendara sepeda motor masa kini membutuhkan perlengkapan keselamatan sebagai perlindungan utama di jalan antara lain Helm Standar Nasional Indonesia (SNI), Jaket dan Celana Panjang, serta sarung tangan dan sepatu untuk. Menggunakan perlengkapan lengkap bukan hanya sekedar memenuhi, melainkan wujud rasa sayang pada diri sendiri dan keluarga yang menunggu di rumah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;2. Disiplin lintas kapal, Menghargai hak sesama pengguna jalan&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kemerdekaan bukan berarti bebas tanpa batas hingga merugikan orang lain. Sikap saling menghargai di jalan raya adalah cerminan dari jiwa nasionalisme. Patuhi rambu lalu lintas dengan cara menghormati lampu merah, garis marka, dan batas kecepatan. Gunakan 4 T (Tunggu sebentar, Tengok Kiri, Tengok Kanan, dan Tengok Kiri lagi) saat menyeberang atau di persimpangan, dan pastikan tidak menerobos trotoar.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;3. Merawat Kendaraan, Menjaga “Amunisi” Tetap Siap Tempur&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pahlawan tidak akan pergi ke medan perang dengan senjata yang rusak. Sebelum menarik gas tuas, pastikan kondisi motor selalu dalam keadaan prima dengan cara periksa tekanan angin dan kondisi ban, pastikan fungsi rem depan dan belakang bekerja maksimal, periksa fungsi lampu utama, lampu rem, dan sein. Lakukan servis secara berkala di AHASS terdekat agar performa mesin tetap terjamin.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;4. Mengendalikan Ego, Perjuangan Melawan Diri Sendiri&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Musuh terbesar di jalan raya sering kali bukanlah orang lain, melainkan ego dan rasa terburu&#45;buru dalam diri sendiri. Semangat perjuangan yang sejati adalah kemampuan untuk tetap tenang, sabar, dan tidak menahan emosi saat menghadapi kemacetan atau tindakan pengendara lain yang memancing kemarahan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Jonny Winata selaku Manager Sales dan Safety Riding Capella Honda Riau menyampaikan Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai keselamatan. Di momen kemerdekaan ini, saatnya naik kelas, tingkatkan teknik berkendara bersama para instruktur profesional di Capella Honda Safety Riding &amp;amp; Training Center Riau. Merdeka berkendara, aman sampai tujuan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Pahlawan sejati adalah mereka yang mampu mengendalikan emosi demi keselamatan bersama. Kemerdekaan ada di tangan kita, Selamat hari kemerdekaan, tetap semangat, dan Jago #Cari_Aman biar Bahagia,&quot; tutup Jonny.&lt;strong&gt;(KhZ/ReR)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/55313307791-whatsapp_image_2026-08-26_at_15.jpeg"/><pubDate>Thu, 27 Aug 2026 12:08:12 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15899/maknai-kemerdekaan-di-jalan-raya-capella-honda-riau-bagikan-tips-cari_aman-berkendara</guid></item><item><title>Sinergi Bagi Negeri, AHM Best Student 2026 Regional Riau Wadahi Inovasi Gen Z</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15898/sinergi-bagi-negeri-ahm-best-student-2026-regional-riau-wadahi-inovasi-gen-z</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; – &amp;nbsp;PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau sukses menggelar event Astra Honda Motor Best Student 2026 tingkat Regional Riau, Kamis, 27 Agustus 2026 , dan siap untuk memberangkatkan satu peserta terbaik tingkat regional Riau ke tahap Nasional yang diadakan di bulan September mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui AHM Best Student 2026 yang diselenggarakan Astra Honda Motor (AHM) serta Main Dealer sepeda motor Honda diseluruh Indonesia mengajak pelajar untuk mengasah kemampuan pemecahan masalah (problem solving), berkolaborasi, dan berinovasi berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) pada 4 kategori utama yakni Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, dan Pemberdayaan Ekonomi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;AHM Best Student tahun ini merupakan lomba karya tulis ilmiah yang bertemakan “Gen Z Berkarya, Indonesia Berdaya” yang sudah memasuki &amp;nbsp;penyelenggaraan ke&#45;24 tahun merupakan salah satu wujud nyata Corporate Social Responsibility (CSR) Honda Bersinergi Bagi Negeri dalam dunia pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berikut 10 besar AHMBS tingkat Regional Riau tahun 2026 yang di undang untuk tahap presentasi di Pekanbaru&lt;br&gt;1. Wisely Anton &amp;amp; Jolvin &#45; SMA Kristen Kalam Kudus Selatpanjang&lt;br&gt;2. Nabilah El Abrar &amp;amp; Kayyisa Humaira Syaukani &#45; SMA Islam As&#45;Shofa Pekanbaru&lt;br&gt;3. Olivita Azzumi Ihsan &amp;amp; Naurah Syakirah &#45; SMA Islam As&#45;Shofa Pekanbaru&lt;br&gt;4. ⁠Zahra Nur Habibni &#45; SMKN 3 Mandau&lt;br&gt;5. Okti Syawalia &#45; SMK N 3 Mandau&lt;br&gt;6. Claresty Trimeiliza Permana &amp;nbsp;SMAN PINTAR&lt;br&gt;7. Mahirah Luthfiah dan Kirana Ayoka &amp;nbsp;SMAN PINTAR&lt;br&gt;8. Rahmi Novita&#45;MAN 1 Kepulauan Meranti&lt;br&gt;9. ⁠Fajri Al Fatir &amp;amp; Dimas Andrian&#45;MAN 1 Kepulauan Meranti&amp;nbsp;&lt;br&gt;10. ⁠Nafisa Anaya Aurora, Annisa Putri, dan Aulia Safira &#45; SMKN 1 Dumai&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Beragam inovasi dan kreatif oleh siswa/i SLTA/ Sederajat tampak dari 66 hasil karya yang menarik yang dikirimkan untuk seleksi tahap pertama, namun untuk tahap berikutnya para panitia memilih sepuluh (10) karya yang terbaik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Daniel Santoso selaku Retail &amp;amp; CSR Manager Capella Honda Riau didampingi Toni Hadi Wibowo selaku Manager Honda Customer Care Center &amp;amp; Public Relation Capella Honda Riau mengatakan kami apresiasi buat para pendaftar dan guru pembimbing tahun ini, melihat dari antusias dan hasil karya yang dikirimkan. Kami juga berterimakasih untuk sekolah, guru, dan seluruh yang terlibat atas kesuksessan acara ini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada tahap presentasi untuk peserta 10 besar juga kita mengalami kesulitan menilai dikarenakan semuanya cukup bagus. Tapi kita harus memilih yang terbaik dari terbaik untuk bisa kita berangkatkan ke tingkat Nasional. Selamat untuk tiga terbaik yakni Zahra Nur Habibni dari SMKN 3 Mandau pada posisi pertama, Claresty Trimeiliza Permana dari SMAN PINTAR untuk posisi kedua, dan Fajri Al Fatir &amp;amp; Dimas Andrian&#45;MAN 1 dari Kepulauan Meranti untuk posisi ketiga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk Zahra Nur Habibni, akan berkompetisi ke tingkat Nasional dengan 26 finalis dari seluruh Indonesia, tentunya tetap kita akan dampingi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Regional Head Capella Honda, Harry Sutiono yang juga turut serta dalam acara itu mengatakan melalui AHM Best Student 2026, kami ingin mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kreativitas dan kecakapan teknologi, tetapi juga memiliki empati serta kepedulian sosial yang tinggi terhadap tantangan di lingkungannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri dan Satu Hati, Honda siap terus mendampingi langkah Gen Z untuk berani berkarya dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat”, tutup Harry.&lt;strong&gt;(KhZ/ReR)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/20856733600-whatsapp_image_2026-08-29_at_07.jpeg"/><pubDate>Sat, 29 Aug 2026 11:51:58 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15898/sinergi-bagi-negeri-ahm-best-student-2026-regional-riau-wadahi-inovasi-gen-z</guid></item><item><title>Dari &quot;Talkshow Dampak Karhutla&quot; Universitas Abdurrab: Bahaya Mengancam Paru&#45;paru Hingga Otak Anak</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15897/dari-talkshow-dampak-karhutla-universitas-abdurrab-bahaya-mengancam-paruparu-hingga-otak-anak</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45; Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan masyarakat menjadi perhatian serius Universitas Abdurrab. Persoalan tersebut dibahas dalam talkshow kesehatan yang digelar dalam rangkaian Milad ke&#45;32 Yayasan Abdurrab, Jumat (28/8/2026) di Susiana Tabrani Convention Hall.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Talkshow menghadirkan tiga narasumber dari Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab. Yakni Dr. dr. Uly Astuti Siregar, M.Biomed, dr. Feriandri Utomo, M.Biomed, serta dr. Nur Afrainin Syah, M.Med.Ed., PhD, Sp.KKLP, Subsp. FOMC.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para narasumber mengupas dampak kabut asap karhutla secara komprehensif. Mulai dari gangguan pernapasan, kesehatan mata, hingga potensi dampak paparan polusi udara terhadap perkembangan otak, terutama pada anak&#45;anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bukan Sekadar Gangguan Pernapasan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dr. dr. Uly Astuti Siregar mengatakan, persoalan karhutla di Riau tidak boleh dipandang hanya sebagai masalah lingkungan. Kabut asap yang ditimbulkan dapat memberikan dampak luas terhadap kehidupan masyarakat, termasuk sektor ekonomi, pendidikan dan kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, posisi Riau yang memiliki banyak wilayah lahan gambut membuat ancaman karhutla menjadi persoalan yang perlu ditangani secara serius. Asap yang dihasilkan juga berpotensi menyebar hingga ke wilayah lain, termasuk negara tetangga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini sangat krusial karena Riau didominasi lahan gambut dan berpotensi menghasilkan kabut asap hingga mengirim ke negara tetangga yang berbatasan langsung dengan Riau,” jelas Uly.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, salah satu ancaman utama dari kabut asap adalah partikel halus PM2.5. Ukurannya yang sangat kecil memungkinkan partikel tersebut masuk jauh ke dalam sistem pernapasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sebanyak 80 sampai 90 persen asap didominasi PM2.5. Partikel ini menyerang langsung paru&#45;paru dan dapat mengganggu sistem pernapasan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Uly mengingatkan, dampak paparan asap tidak selalu langsung dirasakan masyarakat. Paparan berulang dalam jangka panjang perlu menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Efek bahaya dari kabut asap yang dihirup memang tidak terasa saat ini, tetapi dampaknya dalam jangka panjang bisa sangat terasa. Kabut asap bukan hanya asap, tetapi ada partikel yang berbahaya,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, ia mengajak masyarakat tidak hanya melindungi diri ketika kabut asap sudah terjadi, tetapi juga ikut menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Mari bersama&#45;sama kita selamatkan keluarga dari bencana kabut asap ini dengan menjaga kelestarian alam,” ajaknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Paparan Polusi dan Ancaman bagi Otak Anak&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, dr. Feriandri Utomo mengangkat sisi lain dari dampak karhutla yang masih jarang mendapat perhatian. Yakni potensi pengaruh polusi udara terhadap kesehatan otak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam paparannya bertajuk “Di Balik Asap Karhutla Riau: Kerusakan Otak yang Tak Pernah Dirisaukan”, Feriandri menjelaskan bahwa partikel polusi berukuran sangat kecil tidak hanya berpotensi mengganggu sistem pernapasan, tetapi juga menjadi perhatian dalam penelitian mengenai kesehatan otak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menggambarkan buruknya kualitas udara yang dapat terjadi ketika karhutla melanda Riau. Menurutnya, kondisi kualitas udara di Pekanbaru pernah mencapai level sangat buruk saat karhutla besar terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pada 2019, saat karhutla, angka kualitas udara di Pekanbaru bisa mencapai 500. Sekarang ketika terjadi karhutla bisa berada di kisaran 100 hingga 200,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Feriandri mengatakan, sejumlah penelitian eksperimental menunjukkan adanya kemungkinan partikel polusi masuk melalui saluran penciuman dan mencapai jaringan otak. Salah satu mekanisme yang menjadi perhatian adalah stres oksidatif, ketika radikal bebas dapat memicu kerusakan pada sel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, anak&#45;anak merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap paparan polusi udara. Sistem pertahanan tubuh mereka masih berkembang dan frekuensi pernapasan anak relatif lebih tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Anak&#45;anak adalah sasaran yang paling rentan. Sistem penangkalnya belum matang dan mereka bernapas lebih cepat, sehingga dosis polutan yang masuk juga bisa lebih banyak,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Paparan PM2.5, lanjutnya, juga menjadi perhatian karena sejumlah penelitian menemukan adanya hubungan antara paparan polusi udara dengan perubahan pada struktur dan perkembangan otak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dampaknya terhadap anak dapat berkaitan dengan kemampuan konsentrasi, proses belajar dan perilaku. Karena itu, paparan asap karhutla yang berulang perlu menjadi perhatian, khususnya bagi anak&#45;anak yang tinggal di wilayah rawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau anak terpapar asap, kita perlu waspada terhadap dampaknya terhadap perkembangan otak, termasuk masalah konsentrasi dan perilaku,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Feriandri juga mengingatkan bahwa dampak paparan polusi udara jangka panjang masih membutuhkan penelitian lebih mendalam. Namun, potensi kaitannya dengan gangguan kesehatan neurologis di kemudian hari menjadi alasan penting untuk meningkatkan pemantauan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mendorong adanya pemantauan kesehatan neurologis jangka panjang terhadap anak&#45;anak di daerah yang berulang kali terdampak karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, ia menilai standar kualitas udara perlu terus diperkuat, penegakan hukum terhadap pelaku karhutla dilakukan secara tegas, serta karhutla tidak hanya dipandang sebagai bencana lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Karhutla harus diakui sebagai bencana kesehatan, bukan sekadar bencana lingkungan,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Anak, Lansia dan Ibu Hamil Masuk Kelompok Rentan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Dekan FK Abdurrab, dr. Nur Afrainin Syah menyoroti dampak kabut asap terhadap berbagai kelompok masyarakat. Paparan asap dapat menyebabkan iritasi mata serta memperburuk kondisi penderita asma dan penyakit paru kronis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih antara lain anak&#45;anak, lansia, ibu hamil, penderita asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK/COPD), serta masyarakat dengan penyakit kronis lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita perlu waspada,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau kualitas udara dan mengurangi paparan ketika kondisi udara memburuk.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah langkah pencegahan dapat dilakukan, seperti mengurangi waktu berada di luar ruangan, menghindari aktivitas fisik berat ketika kualitas udara buruk, serta menutup pintu dan jendela agar asap dari luar tidak mudah masuk.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penggunaan penyaring udara atau air purifier di dalam ruangan juga dapat menjadi salah satu upaya untuk membantu mengurangi konsentrasi partikel di udara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan, penggunaan masker atau respirator yang dirancang untuk menyaring partikulat dapat membantu mengurangi paparan partikel halus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat juga diminta segera memperhatikan gejala seperti batuk, sesak napas atau iritasi mata yang muncul setelah terpapar asap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Cek kualitas udara, kurangi paparan, dan jangan abaikan gejala,” pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dorong Kesadaran Bersama&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, Yayasan Abdurrab ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa karhutla memiliki dampak yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar persoalan lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kabut asap dapat mengganggu aktivitas masyarakat dalam jangka pendek, sekaligus menjadi persoalan kesehatan yang membutuhkan perhatian dan pencegahan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Talkshow dalam rangka Milad ke&#45;32 Yayasan Abdurrab tersebut sekaligus menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk memahami risiko paparan asap dan langkah&#45;langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi kelompok rentan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya pencegahan karhutla pun dinilai membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari masyarakat, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, pemerintah hingga pemangku kepentingan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan demikian, persoalan karhutla tidak berhenti pada upaya pemadaman api, tetapi juga mencakup perlindungan kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan di Riau. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/53691797073-whatsapp_image_2026-08-28_at_17.jpeg"/><pubDate>Fri, 28 Aug 2026 23:27:19 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15897/dari-talkshow-dampak-karhutla-universitas-abdurrab-bahaya-mengancam-paruparu-hingga-otak-anak</guid></item><item><title>Milad ke&#45;21 Universitas Abdurrab: Dari Riau Menuju Kampus Berkelas Global</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15896/milad-ke21-universitas-abdurrab-dari-riau-menuju-kampus-berkelas-global</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45; Yayasan Abdurrab merayakan syukuran milad bersama dengan Universitas Abdurrab, &amp;nbsp;SMK Abdurrab dan Abdurrab Islamic School (AIS) di Susiana Tabrani Convention Hall (SCTH), Jumat (28/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Yayasan Abdurrab milad ke&#45;32, Universitas Abdurrab milad ke&#45;21, SMK Abdurrab milad ke&#45;32, Abdurrab Islamic School (AIS) milad ke&#45;14,&quot; ujar Susiana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir Ketua Yayasan Abdurrab Dr. Ruza Prima Rustam, SpOG, jajaran pengurus yayasan, pimpinan Universitas Abdurrab, para dekan, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, kepala sekolah SMP, SMA, dan SMK Abdurrab, serta mahasiswa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembina Yayasan Abdurrab&amp;nbsp;Dr. dr. Susiana Tabrani, M.Pd menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 32 tahun Yayasan Abdurrab yang terus berkembang dan memberikan kontribusi melalui berbagai bidang, khususnya pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momentum Milad ke&#45;32 ini tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia yayasan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen seluruh keluarga besar Abdurrab dalam menjaga nilai&#45;nilai Rabbani, Amanah dan Beradab (RAB).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Selama lebih dari tiga dekade, Yayasan Abdurrab telah melewati berbagai tantangan dan perubahan zaman. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari proses panjang dalam membangun institusi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan memberikan manfaat bagi masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Susiana Tabrani berharap seluruh keluarga besar Abdurrab dapat terus menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas kontribusi sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, perkembangan lembaga pendidikan harus selalu diiringi dengan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, tanpa meninggalkan nilai&#45;nilai yang menjadi fondasi utama Yayasan Abdurrab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus yayasan, pimpinan dan civitas akademika Universitas Abdurrab, para guru, tenaga kependidikan, siswa serta mahasiswa yang selama ini telah menjadi bagian penting dalam perjalanan Yayasan Abdurrab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ke depan, Yayasan Abdurrab diharapkan semakin kokoh sebagai lembaga yang bergerak dalam bidang pendidikan, kesehatan dan kemanusiaan serta mampu melahirkan generasi yang berilmu, berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Rektor Universitas Abdurrab, Prof. Susi Endrini, S.Si., M.Sc., Ph.D menilai perjalanan 32 tahun Yayasan Abdurrab dan 21 tahun Universitas Abdurrab merupakan proses panjang yang dibangun melalui perjuangan, dedikasi dan komitmen seluruh keluarga besar Abdurrab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, seluruh capaian yang diraih hingga saat ini tidak terlepas dari konsistensi dalam mengimplementasikan nilai utama yang menjadi identitas institusi, yakni Rabbani, Amanah dan Beradab (RAB).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Perjalanan 32 tahun Yayasan Abdurrab dan 21 tahun Universitas Abdurrab bukanlah waktu yang singkat. Seluruh capaian ini merupakan manifestasi dari perjuangan, dedikasi serta komitmen yang konsisten dalam menginternalisasi core values kita, Rabbani, Amanah dan Beradab,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi&#45;tingginya kepada Pembina dan jajaran Yayasan Abdurrab atas visi, bimbingan, keteladanan serta dukungan yang diberikan selama perjalanan institusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yayasan Abdurrab, kata dia, bukan hanya menjadi lembaga yang menaungi institusi pendidikan, tetapi juga merupakan rumah besar perjuangan yang terus mendorong perkembangan Universitas Abdurrab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara khusus, momentum milad juga menjadi kesempatan untuk mendoakan Pembina Yayasan Abdurrab agar senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kebahagiaan dan keberkahan dalam menjalankan amanah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memaparkan perjalanan kepemimpinan sejak amanah sebagai pimpinan Universitas Abdurrab dipercayakan kepadanya pada 2019.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbagai dinamika dan tantangan yang dihadapi selama perjalanan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun ketangguhan institusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Berbagai fase dinamis dan tantangan kompleks telah kita lalui. Kemampuan untuk berselancar di tengah krisis menjadi bukti bahwa resilience atau ketangguhan telah menyatu dalam DNA Universitas Abdurrab,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Memasuki tantangan global dan regional yang semakin kompleks, Universitas Abdurrab berkomitmen untuk tidak hanya berperan sebagai institusi akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan Indikator Kinerja Utama (IKU) berbasis konsep Impactful Campus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui konsep tersebut, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari sejauh mana riset, inovasi dan pengabdian kepada masyarakat mampu memberikan dampak sosial dan lingkungan secara nyata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu bentuk implementasinya dilakukan melalui gerakan “Riau Merdeka Asap” yang mengoptimalkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara proaktif dan terukur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program tersebut mencakup edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat terkait bahaya paparan polusi udara, pengoperasian klinik darurat asap dengan mengintegrasikan kepakaran medis dan fasilitas kampus, serta berbagai bentuk solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Universitas Abdurrab tidak sekadar menjadi academic spectator. Kita harus menerjemahkan visi perguruan tinggi melalui aksi nyata yang memberikan social&#45;environmental impact kepada masyarakat,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain memperkuat kiprah sosial, Universitas Abdurrab juga terus melakukan akselerasi di bidang akademik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kinerja riset, publikasi ilmiah, inovasi dan rekognisi program studi terus didorong agar semakin kompetitif, baik di tingkat nasional maupun internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peningkatan capaian tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap Universitas Abdurrab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rektor menyebut, rekam jejak institusi yang semakin solid telah memberikan dampak terhadap peningkatan brand awareness dan public trust masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ke depan, Universitas Abdurrab menargetkan akselerasi yang lebih kuat menuju reputasi internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Di usia ke&#45;21 ini, semoga Universitas Abdurrab semakin kukuh memegang teguh nilai Rabbani, Amanah dan Beradab serta terakselerasi secara masif menuju visi reputasi internasional atau global recognition,” harapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga berharap kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Abdurrab terus meningkat yang tercermin dari semakin tingginya antusiasme calon mahasiswa baru serta meningkatnya jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Universitas Abdurrab Kampus I beralamat di Jalau Riau Ujung Nomor 73 Pekanbaru. Kampus II terletak di Jalan Bakti, Tangkerang Barat, Marpoyan Damai Pekanbaru Riau. Informasi pendaftaran mahasiswa baru bisa menghubungi telepon selular 08116900026, media sosial Instagram, Facebook, Youtube dan TikTok @universitasabdurrab.official.&amp;nbsp;&lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/81569847882-whatsapp_image_2026-08-28_at_17.jpeg"/><pubDate>Fri, 28 Aug 2026 17:43:27 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15896/milad-ke21-universitas-abdurrab-dari-riau-menuju-kampus-berkelas-global</guid></item><item><title>Universitas Abdurrab Resmikan Klinik Darurat Dampak Karhutla, Gagas Gerakan Riau Merdeka Asap</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15895/universitas-abdurrab-resmikan-klinik-darurat-dampak-karhutla-gagas-gerakan-riau-merdeka-asap</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; – Universitas Abdurrab (Univrab) kembali melakukan aksi nyata dalam upaya penanganan dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Riau. Aksi nyata ini diwujudkan dengan mendirikan Klinik Darurat Dampak Karhutla Riau sebagai fasilitas pertolongan bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap. Klinik yang terletak di Kampus 2 Universitas Abdurrab, Jalan Bakti, Pekanbaru ini diresmikan oleh Pembina Yayasan Abdurrab, Dr. dr. Susiana Tabrani, M.Pd didampingi Rektor Universitas Abdurrab Prof. Susi Endrini, S.Si., M.Sc., Ph.D, Jumat (28/8/2026)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembina Yayasan Abdurrab, Dr. dr. Susiana Tabrani, M.Pd, mengatakan Klinik Darurat Asap menjadi bagian dari Gerakan Riau Merdeka Asap sekaligus bentuk kepedulian Universitas Abdurrab terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap. Klinik tersebut secara khusus disiapkan untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat yang mengalami sesak napas akibat paparan kabut asap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami ingin universitas Abdurrab bisa memberikan manfaat, apalagi saat ini masyarakat sedang menghadapi musibah. Karena itu kami menjanjikan ruangan untuk dijadikan klinik darurat,” ujar Susiana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, fasilitas yang disiapkan di klinik darurat tersebut cukup lengkap untuk memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang membutuhkan. Di antaranya tersedia nebulizer (nebu), oksigen serta sejumlah peralatan yang diperuntukkan bagi pasien, termasuk pasien lanjut usia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Universitas Abdurrab juga menyiagakan dua bed serta dua tabung oksigen di klinik tersebut. Masyarakat yang membutuhkan layanan oksigen dapat memperolehnya secara gratis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami siapkan oksigen, semuanya gratis. Ini dari dana CSR alokasi khusus dari Yayasan Abdurrab. Kami juga menyiapkan petugas kesehatan yang standby di sana,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Klinik Darurat Dampak Karhutla Riau tersebut beroperasi Senin hingga Jumat, pukul 09.00 sampai 16.00 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Susiana menuturkan, gagasan pendirian klinik darurat tersebut muncul setelah pihak universitas melakukan rapat sebelumnya. Dalam situasi kabut asap yang kembali dirasakan masyarakat, Universitas Abdurrab menilai perguruan tinggi tidak cukup hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Universitas kita ingin bermanfaat, apalagi sekarang sedang ada musibah. Ini bentuk kepedulian universitas kepada korban kabut asap,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap langkah yang dilakukan Universitas Abdurrab dapat menjadi contoh bagi pihak lain untuk turut bergerak membantu masyarakat terdampak karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Susiana, kepedulian tersebut tidak harus selalu dalam bentuk besar. Bahkan, lingkungan masyarakat seperti rukun warga (RW) dinilai dapat ikut berkontribusi dengan menyediakan tabung oksigen secara bersama&#45;sama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Harapannya yang lain di Riau juga peduli. RW juga bagusnya ada tabung oksigen, bisa urunan. Ini ide agar bisa dicontoh yang lain,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Susiana menilai persoalan kabut asap tidak boleh hanya dilihat dari kondisi langit secara kasat mata. Sebab, meskipun langit terlihat cerah, kualitas udara belum tentu dalam kondisi baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Walaupun langit cerah, tetapi udara tak baik&#45;baik saja,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, keberadaan klinik darurat tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk respons cepat ketika masyarakat mulai mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Susiana menyebutkan, penanganan dampak karhutla pada dasarnya merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah. Namun, perguruan tinggi dan masyarakat juga dapat mengambil peran dengan memberikan dukungan sesuai kemampuan masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Universitas Abdurrab Kampus I beralamat di Jalau Riau Ujung Nomor 73 Pekanbaru. Kampus II terletak di Jalan Bakti, Tangkerang Barat, Marpoyan Damai Pekanbaru Riau. Informasi pendaftaran mahasiswa baru bisa menghubungi telepon selular 08116900026, media sosial Instagram, Facebook, Youtube dan TikTok @universitasabdurrab.official.&amp;nbsp;&lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/38910092370-img-20260828-wa0026.jpg"/><pubDate>Fri, 28 Aug 2026 14:00:00 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15895/universitas-abdurrab-resmikan-klinik-darurat-dampak-karhutla-gagas-gerakan-riau-merdeka-asap</guid></item><item><title>Mobil Listrik Chery Q Masuk Pekanbaru, Tawarkan Harga Mulai Rp274,8 Juta</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15894/mobil-listrik-chery-q-masuk-pekanbaru-tawarkan-harga-mulai-rp2748-juta</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;KHAZANAHRIAU.COM, PEKANBARU&lt;/strong&gt; &#45;&#45; Pasar kendaraan listrik di Riau semakin ramai dengan hadirnya Chery Q. Mobil listrik kompak besutan PT Chery Sales Indonesia (CSI) tersebut kini diperkenalkan kepada masyarakat Pekanbaru melalui rangkaian pameran dan kegiatan test drive pada akhir Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sales Supervisor Chery Pekanbaru, Nofer Tanjung, mengatakan kehadiran Chery Q menjadi bagian dari upaya memperluas pasar kendaraan listrik Chery di Sumatra, khususnya Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat Pekanbaru dan sekitarnya berkesempatan melihat sekaligus menjajal langsung kendaraan tersebut dalam sejumlah agenda, mulai dari test drive di dealer Chery Pekanbaru, Living World Pekanbaru, Bank Mandiri Jalan Ahmad Yani, hingga BCA Autoshow di Mall Ciputra Seraya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Chery Q kami hadirkan untuk memberikan pilihan kendaraan listrik yang lebih beragam bagi masyarakat Riau, khususnya konsumen yang membutuhkan kendaraan kompak untuk mobilitas sehari&#45;hari,” ujar Nofer.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Chery Q sebelumnya dikenal sebagai Chery QQ3 EV di pasar China. Mobil ini menyasar konsumen perkotaan dengan menawarkan dimensi kompak, desain modern, serta berbagai fitur yang menunjang kebutuhan berkendara harian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di Pekanbaru, Chery Q tersedia dalam dua varian. Chery Q Pure dibanderol mulai Rp274,8 juta OTR Pekanbaru, sementara Chery Q Rizz dipasarkan sekitar Rp294,8 juta OTR Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk varian Rizz, konsumen juga dapat memilih Sigma Package dengan tambahan biaya Rp9,9 juta. Paket tersebut menawarkan sejumlah fitur tambahan, antara lain electric power tailgate, autonomous parking assist, pelek 17 inci dengan desain khusus, fast wireless charging 50W, serta ambient light.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pilihan EV Chery di Pekanbaru&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain Chery Q, konsumen di Pekanbaru juga dapat memilih beberapa model kendaraan listrik lainnya yang ditawarkan Chery.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di antaranya Chery E5 Drive E&#45;Future dengan harga sekitar Rp461,8 juta. Chery juga menghadirkan lini kendaraan listrik bergaya off&#45;road futuristis melalui iCAR Luxury yang dibanderol sekitar Rp610,8 juta dan J6T IWD sekitar Rp692,8 juta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beragam pilihan tersebut memberikan alternatif bagi konsumen dengan kebutuhan dan segmen berbeda, mulai dari kendaraan kompak untuk penggunaan perkotaan hingga kendaraan listrik dengan karakter SUV.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Desain Kompak dan Futuristis&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Chery Q membawa desain yang berbeda dari sejumlah mobil listrik kompak di pasaran. Karakternya memadukan unsur fun, stylish, dan futuristis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Desain tersebut membuat Chery Q tidak hanya ditujukan sebagai kendaraan praktis, tetapi juga menyasar konsumen yang menjadikan tampilan kendaraan sebagai bagian dari gaya hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Sigma Package untuk varian Rizz memberikan tambahan fitur yang meningkatkan aspek kenyamanan dan kepraktisan kendaraan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kabin Praktis dengan Banyak Ruang Penyimpanan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski masuk kategori mobil listrik kompak, Chery Q menawarkan aspek kepraktisan melalui ruang penyimpanan yang cukup beragam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kendaraan ini memiliki hingga 38 ruang penyimpanan di dalam kabin. Kapasitas bagasi belakang dapat diperluas hingga sekitar 1.450 liter, sementara bagian depan tersedia frunk dengan kapasitas sekitar 70 liter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dimensi yang relatif ringkas juga membuat kendaraan lebih mudah digunakan di kawasan perkotaan, terutama ketika harus bermanuver di jalan yang padat atau mencari ruang parkir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wheelbase yang panjang turut menunjang ruang kabin sehingga tetap memberikan kenyamanan bagi penumpang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Lini SUV Tiggo Ikut Ditawarka&lt;/strong&gt;n&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya kendaraan listrik, Chery Pekanbaru juga menawarkan sejumlah model SUV dari keluarga Tiggo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk segmen SUV, konsumen dapat memilih Tiggo Cross Comfort dengan harga mulai Rp298,8 juta OTR Riau. Berikutnya terdapat Tiggo 8 Comfort 1.6 dengan harga sekitar Rp420,8 juta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara untuk segmen SUV premium, tersedia Tiggo 9 CSH (PHEV) yang dibanderol sekitar Rp788,8 juta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Chery Pekanbaru juga menawarkan berbagai program purnajual dan kemudahan pembiayaan bagi konsumen yang melakukan pembelian pada periode promo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Menyasar Konsumen EV Pemula&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai kendaraan listrik murni, Chery Q dirancang untuk mendukung mobilitas harian, khususnya di kawasan perkotaan. Penggunaan kendaraan listrik juga memberikan alternatif bagi konsumen yang ingin mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut informasi dari Chery Pekanbaru, penjualan Chery Q disebut telah mencapai 113 unit sejak gelaran GIIAS hingga Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan harga yang relatif kompetitif, dimensi kompak, desain modern, serta fitur yang ditawarkan, Chery Q berpotensi menjadi salah satu pilihan bagi konsumen Riau yang ingin mulai beralih ke kendaraan listrik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadirannya juga memperlihatkan semakin beragamnya pilihan kendaraan listrik di Indonesia, termasuk di pasar otomotif luar Pulau Jawa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut atau mengikuti test drive, dapat menghubungi Sales Supervisor Chery Pekanbaru, Nofer Tanjung, melalui WhatsApp/telepon 0811&#45;75&#45;1984.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Informasi dan pendaftaran test drive juga dapat dilakukan melalui www.cherypekanbaru.com. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/28190854923-chery.jpg"/><pubDate>Tue, 25 Aug 2026 20:43:19 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15894/mobil-listrik-chery-q-masuk-pekanbaru-tawarkan-harga-mulai-rp2748-juta</guid></item><item><title>Karya Modifikator Riau Pukau Ribuan Pengunjung</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15893/karya-modifikator-riau-pukau-ribuan-pengunjung</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; – Gelaran kompetisi modifikasi sepeda motor terbesar di Indonesia, Honda Modif Contest (HMC) 2026 Region Pekanbaru, sukses memukau ribuan pengunjung Mal SKA Pekanbaru selama dua hari penyelenggaraan, 22–23 Agustus 2026. Mengusung tema kebebasan berkreasi #RideCreation, ajang bergengsi besutan PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) Riau bersama PT Astra Honda Motor (AHM) ini berhasil menyedot antusiasme 143 peserta modifikator berbakat dari seluruh penjuru Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ajang tahunan ini menjadi wadah mentalitas dan karya seni otomotif tertinggi bagi para pecinta karya kustom, mulai dari kelas matic, sport, hingga kategori restorasi klasik dan perakitan bebas (Free For All). Karya&#45;karya unggulan yang tampil tidak hanya menonjolkan estetika desain yang memikat, tetapi juga tetap mengedepankan aspek keselamatan berkendara serta kepatuhan pada regulasi jalan raya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Harry Sutiono selaku Regional Head Capell Honda menegaskan komitmen Honda dalam memfasilitasi ruang ekspresi positif generasi muda Riau. “Honda Modif Contest bukan sekadar ajang unjuk kebolehan, melainkan ruang tumbuh bagi komunitas dan modifikator lokal untuk naik kelas ke tingkat nasional. Antusiasme peserta Pekanbaru tahun ini sangat luar biasa, baik dari segi inovasi teknik kustom maupun variasi konsep karya yang disajikan” ungkap Harry.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami bangga melihat tingginya kreativitas para modifikator Riau. Melalui ajang ini, para jawara masing&#45;masing kelas tidak hanya membawa pulang trofi kebanggaan, tetapi juga berhak melaju ke babak Final Battle bersamaan dengan momentum puncak Honda Bikers Day 2026. Bahkan, pemenang terbaik berkesempatan mengikuti ajang bergengsi Honda Dream Ride Project untuk dibimbing langsung oleh mentor modifikator top tanah air”, tutup Harry saat ditemui di lokasi event berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penilaian HMC 2026 dilakukan secara ketat dan profesional oleh dewan juri ahli independen berskala nasional, yakni Hendra Cahyono (Pap N Mam Modified), Haris Fatchurohman (Manasi Ride / Smokebelt Garage), serta Agus Ficdiyanto (Alpha Sierra Custom). Tiga aspek utama yang menjadi fokus penilaian meliputi ideasi konsep, kerapihan eksekusi detail, serta kelayakan jalan (roadworthiness).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berikut daftar pemenang HMC 2026 Region Pekanbaru,&lt;br&gt;KATEGORI BEST&lt;br&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;BEST RETRO STYLO: Wildan Amri, STYLO (2026)&lt;br&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;BEST RETRO SCOOPY: M. Deaz Ramdani, SCOOPY (2023)&lt;br&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;BEST BIG SCOOTER: Gusti Randa, PCX 160 (2002)&lt;br&gt;4.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;BEST XPLORER: Mohd Ichwan, ADV 160 (2024)&lt;br&gt;5.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;BEST MATIC PROPER: Fajri Wahidin, VARIO 125 (2014)&lt;br&gt;6.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;BEST SKUTER KALCER: Dimas Wahyu Urrahman, STYLO (2026)&lt;br&gt;7.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;BEST MEDIA PICK: Gardia Baldo Vino, TIGER REVO (2007)&lt;br&gt;8.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;BEST FUN COMMUNITY: Mohd Ichwan, ADV 160 (2024)&lt;br&gt;9.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;BEST CROWD FAVORITE: Johannes APS, VARIO 125 LED NEW (2018)&lt;br&gt;10.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;BEST REGIONAL CLASS : SUPERMOTO: Suhaimi, CRF 150 L (2021)&lt;br&gt;11.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;BEST REGIONAL CLASS : RESTORASI: Yandi Irawan Hartanto, CSI (2008)&lt;br&gt;12.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;BEST REGIONAL CLASS : STIKER: Gusti Randa, ADV 160 (2022)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;KATEGORI KELAS&lt;br&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kelas: MATIC &amp;amp; CUB STOCK / BOLT ON&lt;br&gt;Juara 1: Dimas Wahyu Urrahman (STYLO, 2026)&lt;br&gt;Juara 2: Raya Fahreza (ADV 160, 2022)&lt;br&gt;Juara 3: Fajri Wahidin (VARIO 125, 2014)&lt;br&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kelas: MATIC &amp;amp; CUB ADVANCE&lt;br&gt;Juara 1: Putri Dewi Asmiaty (STYLO, 2025)&lt;br&gt;Juara 2: Sulandra Ibrahim (VARIO LED NEW, 2018)&lt;br&gt;Juara 3: Harita Style (STYLO, 2025)&lt;br&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kelas: MATIC &amp;amp; CUB COMMUNITY TOURING&lt;br&gt;Juara 1: Mohd Ichwan (ADV 160, 2024)&lt;br&gt;Juara 2: Alfitra Aditya (VARIO 160, 2022)&lt;br&gt;Juara 3: Baiaturridhwan (BEAT DELUX, 2023)&lt;br&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kelas: SPORT COMMUNITY TOURING&lt;br&gt;Juara 1: Arianda Siddiq Lubis (CB 150 X, 2022)&lt;br&gt;Juara 2: Khairiil Ashdiq (CB 150 X, 2022)&lt;br&gt;Juara 3: Ahmad Darmawan (CB 150 X, 2022)&lt;br&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kelas: ALL SPORT (NAKED &amp;amp; FAIRING)&lt;br&gt;Juara 1: Mhammad Irvan (CB 150 R, 2014)&lt;br&gt;Juara 2: Yudha Prima (CB 150 R, 2015)&lt;br&gt;Juara 3: Rifqi Fareli (CRF 150, 2023)&lt;br&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kelas: SHOW OFF &amp;gt; 2010&lt;br&gt;Juara 1: Ulil Amri (STYLO 160, 2025)&lt;br&gt;Juara 2: Gusti Randa (ADV 160, 2022)&lt;br&gt;Juara 3: Ilham Dinata (STYLO, 2024)&lt;br&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kelas: ALL STOCK &amp;amp; ADVANCE &amp;lt; 2010&lt;br&gt;Juara 1: Afdan Rasidi (REVO 100, 2008)&lt;br&gt;Juara 2: Andri Riawan (GL 100, 1991)&lt;br&gt;Juara 3: M. Jihad (C 70, 1979)&lt;br&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kelas: RACING STYLE&lt;br&gt;Juara 1: Nadia Triadina (CBR 150, 2014)&lt;br&gt;Juara 2: Suhaimi (CRF 150 L, 2021)&lt;br&gt;Juara 3: Rehan Fajar Fahrizki (SUPRA GTR, 2019)&lt;br&gt;•&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kelas: FFA (FREE FOR ALL)&lt;br&gt;Juara 1: Arif Yulianto (GL 125, 1979)&lt;br&gt;Juara 2: Roni Saputra (MEGAPRO, 2010)&lt;br&gt;Juara 3: Haryanto (MEGAPRO 150, 2011)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan suksesnya rangkaian di Pekanbaru, Capella Honda Riau menyampaikan apresiasi yang setinggi&#45;tingginya kepada seluruh peserta, komunitas, media mitra, vlogger, serta masyarakat Pekanbaru yang turut meramaikan dan mendukung kelancaran gelaran Honda Modif Contest 2026.***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/95263745325-img-20260823-wa0240.jpg"/><pubDate>Sun, 23 Aug 2026 00:37:00 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15893/karya-modifikator-riau-pukau-ribuan-pengunjung</guid></item><item><title>Universitas Abdurrab Perkuat Layanan Disabilitas melalui Benchmarking ke UNP dan UNAND</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15892/universitas-abdurrab-perkuat-layanan-disabilitas-melalui-benchmarking-ke-unp-dan-unand</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PADANG, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45; Universitas Abdurrab melakukan benchmarking pengelolaan Unit Layanan Disabilitas (ULD) ke Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universitas Andalas (UNAND), Kamis&#45; Sabtu (13&#45;15/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Abdurrab dalam memperkuat tata kelola layanan pendidikan yang inklusif, ramah disabilitas, dan berorientasi pada pemenuhan hak seluruh sivitas akademika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rombongan Universitas Abdurrab dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Abdurrab Prof. Susi Endrini, S.Si, M.Sc, PhD didampingi Wakil Rektor I Apt. Isna Wardaniasti, M.Farm, Wakil Rektor II Liza Trisnawati, M.Kom, serta Tim ULD Universitas Abdurrab yang diketuai Bdn. Dewi Sartika Siagian, SST., M.Keb.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Belajar dari Praktik Baik UNP&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Kunjungan pertama dilaksanakan di Universitas Negeri Padang (UNP). Rombongan Universitas Abdurrab disambut langsung oleh Rektor UNP Dr. Ir. Krismadinata, S.T., M.T., bersama Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Litt., serta &amp;nbsp;Dr. Rahmahtrisilvia, M.Pd Ketua dan Tim Unit Layanan Disabilitas UNP.&lt;br&gt;Rektor Universitas Abdurrab Prof. Susi Endrini mengatakan, benchmarking dilakukan bukan sekadar untuk melihat praktik yang telah berjalan di perguruan tinggi lain, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat ULD Universitas Abdurrab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami ingin memastikan bahwa ULD Universitas Abdurrab tidak hanya hadir secara kelembagaan, tetapi benar&#45;benar mampu memberikan layanan yang dibutuhkan mahasiswa dan sivitas akademika penyandang disabilitas. Karena itu, kami belajar dari perguruan tinggi yang telah memiliki pengalaman dan praktik baik dalam penyelenggaraan layanan disabilitas,” ujar Prof. Susi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, perguruan tinggi harus menjadi ruang pendidikan yang dapat diakses seluruh mahasiswa tanpa diskriminasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Inklusivitas merupakan bagian dari komitmen Universitas Abdurrab. Setiap mahasiswa memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan, berkembang, dan berprestasi. ULD harus menjadi bagian penting dalam mewujudkan komitmen tersebut,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua ULD Universitas Abdurrab Bdn. Dewi Sartika Siagian, M.Keb, menilai kerja sama dan pertukaran pengalaman dengan UNP dan UNAND akan memberikan penguatan terhadap pengembangan sistem layanan ULD di Universitas Abdurrab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap benchmarking ini menghasilkan pembelajaran yang konkret, mulai dari tata kelola, pendampingan mahasiswa, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pengembangan jejaring kerja sama. Praktik baik yang kami peroleh akan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan ULD Universitas Abdurrab,” ungkap Isna.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut wanita yang akrab di pangggil Dewi ini menuturkan bahwa penguatan ULD membutuhkan dukungan kelembagaan, sarana prasarana, teknologi, serta sistem pelayanan yang terintegrasi. “Layanan disabilitas tidak dapat berdiri sendiri. Diperlukan dukungan kelembagaan, infrastruktur yang aksesibel, teknologi, serta sistem pelayanan yang terintegrasi. Karena itu, benchmarking seperti ini sangat penting untuk melihat standar dan praktik yang dapat kita adaptasi di Universitas Abdurrab,” jelas Liza.&lt;/p&gt;&lt;figure class=&quot;image&quot;&gt;&lt;img src=&quot;/gambar/images/WhatsApp%20Image%202026&#45;08&#45;24%20at%2010_36_00.jpeg&quot;&gt;&lt;/figure&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Universitas Abdurrab dan UNP Tandatangani MoU&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Kunjungan ke UNP juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Abdurrab dan Universitas Negeri Padang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan kelembagaan kedua perguruan tinggi. Kerja sama diharapkan dapat dikembangkan dalam berbagai bidang, antara lain pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan disabilitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rektor UNP Dr. Ir. Krismadinata, S.T., M.T., menyambut baik kunjungan Universitas Abdurrab dan berharap kerja sama yang dibangun dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kerja sama perguruan tinggi harus memberikan manfaat nyata dan dapat dikembangkan dalam berbagai bidang. Melalui pertukaran pengalaman dan pengetahuan, kita dapat bersama&#45;sama memperkuat kualitas pendidikan serta membangun lingkungan perguruan tinggi yang semakin inklusif,” ujar Krismadinata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Lanjutkan Benchmarking ke Universitas Andalas&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Setelah melaksanakan kegiatan di UNP, rombongan Universitas Abdurrab melanjutkan kunjungan ke Universitas Andalas (UNAND). Di UNAND, rombongan disambut oleh Wakil Rektor I Universitas Andalas Prof. Dr. Syukri Arief, M.Eng., bersama jajaran Tim Unit Layanan Disabilitas UNAND.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertemuan di UNAND difokuskan pada pertukaran informasi dan pengalaman mengenai pengelolaan ULD, mekanisme layanan mahasiswa penyandang disabilitas, pendampingan akademik dan nonakademik, serta strategi pengembangan kampus yang inklusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Rektor I Universitas Andalas Prof. Dr. Syukri Arief, M.Eng., menyambut positif kegiatan benchmarking yang dilakukan Universitas Abdurrab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pengembangan layanan disabilitas membutuhkan komitmen bersama dan kolaborasi antarlembaga. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap mahasiswa memperoleh kesempatan yang setara dalam mengakses pendidikan dan mengembangkan potensinya,” kata Syukri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua ULD Universitas Abdurrab Bdn. Dewi Sartika Siagian, M.Keb, mengatakan bahwa kunjungan ke UNP dan UNAND memberikan banyak masukan bagi tim dalam mengembangkan ULD Universitas Abdurrab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mendapatkan banyak pembelajaran dari ULD UNP dan UNAND. Mulai dari bagaimana membangun sistem layanan, melakukan identifikasi kebutuhan mahasiswa, menyediakan pendampingan, hingga membangun jejaring dengan berbagai pihak. Semua ini menjadi referensi penting bagi kami dalam menyusun dan memperkuat program kerja ULD Universitas Abdurrab,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Dewi, ULD harus diarahkan menjadi pusat layanan yang responsif dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai kebutuhan mahasiswa penyandang disabilitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Harapan kami, ULD Universitas Abdurrab dapat menjadi unit yang benar&#45;benar hadir untuk mahasiswa. Bukan hanya memberikan layanan ketika ada persoalan, tetapi juga membangun sistem pencegahan, pendampingan, edukasi, dan menciptakan budaya kampus yang semakin inklusif,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Menuju Kampus yang Inklusif&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Kegiatan benchmarking ULD ke UNP dan UNAND menjadi bagian dari langkah strategis Universitas Abdurrab dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif. Pengalaman dan praktik baik yang diperoleh diharapkan dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik Universitas Abdurrab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain memperkuat tata kelola ULD, kegiatan tersebut juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antarlembaga, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kapasitas pendamping, penyediaan layanan yang aksesibel, serta pengembangan kebijakan pendidikan yang berpihak pada kesetaraan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui benchmarking dan kerja sama kelembagaan tersebut, Universitas Abdurrab menegaskan komitmennya untuk terus membangun kampus yang inklusif, aksesibel, humanis, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh mahasiswa untuk memperoleh pendidikan berkualitas serta mengembangkan potensi secara optimal. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/88123879469-whatsapp_image_2026-08-24_at_10.jpeg"/><pubDate>Sat, 15 Aug 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15892/universitas-abdurrab-perkuat-layanan-disabilitas-melalui-benchmarking-ke-unp-dan-unand</guid></item><item><title>LLMB Serukan Persatuan Puak Melayu, Desak Pemerintah Pusat Perhatikan Hak Riau</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15891/llmb-serukan-persatuan-puak-melayu-desak-pemerintah-pusat-perhatikan-hak-riau</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45; Perayaan Hari Lahir (Harlah) ke&#45;25 Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB) Riau, Kepulauan Riau (Kepri), dan Sumatera Utara (Sumut) menjadi momentum untuk mempertegas perjuangan hak&#45;hak Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Digelar di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Sabtu (22/8/2026) siang, ribuan anggota LLMB dari berbagai daerah hadir. Selain jajaran pengurus DPP, DPD hingga DPC, kegiatan tersebut juga dihadiri pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, mahasiswa, paguyuban serta berbagai elemen masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir di antaranya Panglima Pucuk DPP LLMB Riau, Kepri dan Sumut Datuk Besar Ismail Amir, SH, MH, Panglima Harian DPP LLMB Datuk Erfan Panca Putra, Sekretaris Jenderal DPP LLMB Datuk Jufrizal, perwakilan Kejaksaan Tinggi Riau, Kesbangpol Riau, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles, serta Wakil Bupati Rokan Hulu Syafaruddin Poti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah organisasi seperti Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, paguyuban, perwakilan mahasiswa, BEM, Cipayung Plus dan organisasi lainnya juga hadir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai acara, Datuk Besar Ismail Amir menegaskan usia 25 tahun LLMB bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan puak dan suku sekaligus mengonsolidasikan kekuatan masyarakat dalam memperjuangkan kepentingan Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Ismail, berbagai persoalan daerah tidak boleh lagi diperjuangkan secara sendiri&#45;sendiri. Seluruh elemen harus bersatu agar suara Riau memiliki daya tawar yang lebih kuat di tingkat nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Di usia 25 tahun ini kita mengundang ketua paguyuban, ketua BEM, Forkopimda dan berbagai elemen. Bagaimana kita menjadi tuan di negeri sendiri,&quot; tegas Ismail.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai masih banyak persoalan yang menunjukkan masyarakat Riau belum sepenuhnya merasakan manfaat dari kekayaan sumber daya alam yang dimiliki daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jangan sampai kita seperti anak tiri di negeri sendiri. Kita harus bersama&#45;sama menyuarakan hak&#45;hak yang belum terpenuhi,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ismail menyebut sejumlah persoalan yang menjadi pekerjaan rumah besar Riau, mulai dari Dana Bagi Hasil (DBH), pengelolaan sumber daya alam, persoalan minyak dan gas (migas), hingga Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk persoalan PETI, LLMB meminta pemerintah tidak hanya melakukan penindakan. Pemerintah juga harus menghadirkan solusi ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari aktivitas tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalau masyarakat juga mau makan, pemerintah harus mencari win&#45;win solution. Jangan persoalan ini hanya diputus begitu saja tanpa solusi bagi masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tuntut DBH dan Keterlibatan Masyarakat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekretaris Jenderal DPP LLMB Datuk Jufrizal menegaskan perjuangan LLMB ke depan akan diarahkan pada tuntutan agar pemerintah pusat memberikan perhatian lebih besar terhadap Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, persoalan DBH, pengelolaan sumber daya alam, kawasan perkebunan serta keterlibatan masyarakat lokal dan masyarakat adat harus menjadi perhatian serius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;LLMB bahkan mendorong agar porsi DBH yang diterima daerah dapat ditingkatkan hingga 10 persen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita ingin ada keberpihakan yang jelas terhadap daerah penghasil. Jangan sampai sumber daya alam diambil dari Riau, tetapi masyarakat di daerah hanya mendapatkan dampak dan persoalan,&quot; tegas Jufrizal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;LLMB juga menyoroti kawasan hutan yang telah berubah menjadi perkebunan kelapa sawit. Menurutnya, jika kawasan tersebut dikelola kembali, masyarakat sekitar dan masyarakat adat harus dilibatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalau kawasan hutan dalam bentuk kebun sawit dikembalikan, bagaimana masyarakat sekitar dan masyarakat adat dilibatkan. Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Soroti Persoalan Migas dan Antrean BBM&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain persoalan sumber daya alam, LLMB menyoroti persoalan sektor migas. Dugaan praktik mafia migas serta masih terjadinya antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM dinilai menjadi ironi di daerah yang dikenal sebagai salah satu penghasil migas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita malu kalau kekayaan daerah kita begitu besar, tetapi masyarakatnya masih menghadapi berbagai persoalan ini,&quot; ujar Jufrizal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, LLMB meminta pemerintah tidak hanya berbicara mengenai potensi Riau, tetapi juga memastikan kekayaan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Siapkan Forum Besar, Jika Perlu ke Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk memperkuat perjuangan, LLMB berencana membentuk forum bersama yang melibatkan kepala daerah, organisasi kemasyarakatan, paguyuban, organisasi kepemudaan, mahasiswa serta perguruan tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mengajak semua pihak duduk bersama. Kita akan membentuk forum, melibatkan kepala daerah, ormas, paguyuban, Cipayung Plus dan mahasiswa,&quot; kata Ismail.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;LLMB juga akan membuka komunikasi dengan para rektor dan perguruan tinggi yang bersedia bergabung dalam gerakan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan LLMB tidak akan berhenti pada forum atau pernyataan semata. Jika aspirasi Riau tidak mendapat respons dari pemerintah pusat, pihaknya siap membawa langsung persoalan tersebut ke Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita akan duduk bersama dan menyampaikan kepada pusat. Kalau tidak ada respons, kita akan ke Jakarta. Itu memang akan kita lakukan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap Harlah ke&#45;25 LLMB menjadi titik awal penguatan gerakan bersama seluruh puak dan suku di Riau. &quot;Berdayung serentak. Kita harus bersatu, karena persoalan Riau tidak bisa diselesaikan sendiri&#45;sendiri,&quot; pungkasnya. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/21875047540-whatsapp_image_2026-08-22_at_19.jpeg"/><pubDate>Sat, 22 Aug 2026 20:22:11 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15891/llmb-serukan-persatuan-puak-melayu-desak-pemerintah-pusat-perhatikan-hak-riau</guid></item><item><title>Malam Puncak HUT ke&#45;81 RI di Kampung Murai, Ada Lomba, Nobar hingga Makan Bersama</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15890/malam-puncak-hut-ke81-ri-di-kampung-murai-ada-lomba-nobar-hingga-makan-bersama</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; &#45; Rangkaian puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kampung Murai, RT 02/RW 07, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sejak sore hingga malam itu diisi dengan berbagai perlombaan, baik untuk anak&#45;anak, ibu&#45;ibu maupun bapak&#45;bapak. Yang menarik tentu saja bagian bapak&#45;bapak, menjelang magrib itu, bapak&#45;bapak berjibaku saling mengalahkan dalam lomba sepakbola pakai sarung, seru tentu saja, ada yang yang tertawa, ada juga yang meringis kesakitan akibat cedera ringat, tapi yang pasti semua berlangsung meriah dan penuh keakraban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain lomba, warga juga diajak menonton kembali rekaman lensa seluruh rangkaian kegiatan perayaan HUT RI di Kampung Murai, setelahnya dilaksanakan makan bersama dan diakhiri dengan pembagian hadiah bagi para juara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua RW 07, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Amprial mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana berkat dukungan dan kekompakan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan HUT ke&#45;81 RI di lingkungan RW 07, RT 02 khususnya Kampung Murai, berjalan dengan baik dan meriah. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat masih sangat kuat,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga, panitia, RT, pemuda serta berbagai pihak yang telah ikut berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ke depan, dia berharap kegiatan ini bisa diperluas lagi, baik dari segi perlombaan maupun dari sisi peserta, akan lebih baik semakin banyak warga yang terlibat di dalamnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua RT 02, RW 07, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Benny Rolles juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, baik panitia, warga dan juga para sponsor yang telah meluangkan waktu dan tenaga serta materi dalam menyukseskan gelaran ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh warga RT 02 yang sudah ikut berpartisipasi. Mulai dari persiapan sampai kegiatan berakhir, semuanya saling membantu. Mudah&#45;mudahan kebersamaan seperti ini terus terjaga,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, Ketua Panitia Perayaan HUT ke&#45;81 RI Kampung Murai, Rochmadi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik tenaga, pikiran maupun materi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, kegiatan yang sudah kami persiapkan bersama akhirnya bisa terlaksana sampai selesai. Tentu ada kekurangan selama pelaksanaan, tetapi berkat kerja sama seluruh panitia dan dukungan warga, semua dapat berjalan dengan lancar,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, antusiasme masyarakat menjadi kebahagiaan tersendiri bagi panitia. Berbagai kegiatan yang digelar tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan HUT RI, tetapi juga memberikan ruang bagi anak&#45;anak, pemuda dan masyarakat untuk berkumpul serta berinteraksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap perayaan HUT RI pada tahun&#45;tahun berikutnya dapat digelar lebih meriah dengan melibatkan lebih banyak warga. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/15729777739-whatsapp_image_2026-08-21_at_14.jpeg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 14:22:37 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15890/malam-puncak-hut-ke81-ri-di-kampung-murai-ada-lomba-nobar-hingga-makan-bersama</guid></item><item><title>Dukung Penguatan Pendidikan Vokasi, Capella Honda Sambut Kunjungan BGTK Kemendikdasmen Riau dan Bakal Calon Kepala Sekolah</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15889/dukung-penguatan-pendidikan-vokasi-capella-honda-sambut-kunjungan-bgtk-kemendikdasmen-riau-dan-bakal-calon-kepala-sekolah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; – PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Riau menerima kunjungan lapangan dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI beberapa waktu lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan ini diikuti oleh para Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Provinsi Riau Tahun 2026 sebagai bentuk penguatan kolaborasi antara dunia pendidikan dan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).&amp;nbsp;&lt;br&gt;Kegiatan yang berlangsung di kantor Capella Honda ini dirancang untuk memberikan wawasan serta pengalaman praktis secara langsung mengenai standar industri otomotif Honda. Langkah ini dinilai strategis untuk membekali para calon kepala sekolah yang nantinya akan memimpin dan memajukan satuan pendidikan, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis kemitraan industri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager Technical Service dan Vokasi Capella Honda, Arman Ronald Situmeang yang didampingi oleh Lahdi Pekbar selaku vokasi officer Capella Honda menyampaikan bahwa kunjungan BGTK Provinsi Riau ini merupakan bagian dari program penyiapan kepemimpinan sekolah untuk mempererat rantai taut dan suai (link and match) antara dunia pendidikan dan sektor industri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rombongan peserta terdiri dari Bapak Djunaidi, &amp;nbsp;M.Pd selaku Kepala Sekolah Mentor, Tri Hastuti, S. Pd., M. Pd selaku Fasilitator Pelatihan BCKS dan 5 orang peserta BCKS. Dalam agenda yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.30 WIB ini, Capella Honda menyajikan serangkaian kegiatan edukatif, meliputi:&amp;nbsp;&lt;br&gt;1.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Paparan Profil Industri/Perusahaan: Pengenalan gambaran umum operasional, budaya kerja Honda, serta standar kompetensi yang dibutuhkan di industri otomotif modern PT Capella Dinamik Nusantara.&amp;nbsp;&lt;br&gt;2.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Diskusi dan Tanya Jawab: Ruang dialog interaktif antara peserta BCKS dan manajemen Capella Honda dalam menggali potensi kerja sama, penyelarasan kurikulum berbasis industri, hingga peluang penyaluran tenaga kerja.&amp;nbsp;&lt;br&gt;3.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Studi Dokumen dan Pengamatan Langsung (Benchmarking): Peserta diajak meninjau langsung proses bisnis dan operasional lapangan guna melihat dari dekat penerapan standar kerja industri otomotif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manajemen Capella Honda menyambut positif sinergi ini sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan pendidikan vokasi di Riau. Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon kepala sekolah memiliki wawasan manajerial yang berorientasi pada kebutuhan industri, sehingga mampu membangun kemitraan yang kuat, adaptif, dan berkelanjutan bersama DUDI saat bertugas kelak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini merupakan salah satu wujud Implementasi Sinergi Bagi Negeri oleh Capella Honda, tambah Arman. “Capella Honda berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan sumber daya manusia di sektor pendidikan teknis dan vokasi”, tutup Arman. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/42468663818-img-20260815-wa0021.jpg"/><pubDate>Wed, 19 Aug 2026 09:04:46 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15889/dukung-penguatan-pendidikan-vokasi-capella-honda-sambut-kunjungan-bgtk-kemendikdasmen-riau-dan-bakal-calon-kepala-sekolah</guid></item><item><title>Penuh Tawa dan Kebersamaan, Kampung Murai Semarakkan HUT RI ke&#45;81</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15888/penuh-tawa-dan-kebersamaan-kampung-murai-semarakkan-hut-ri-ke81</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM &lt;/strong&gt;&#45;&#45; Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah di Kampung Murai, RT 02, RW 07, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Minggu (16/8/2028). Warga dari berbagai kalangan ikut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan yang dikemas sederhana, penuh kebersamaan, dan menghibur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemeriahan dimulai dengan kegiatan jalan santai yang diikuti warga dengan penuh antusias. Sejak pagi, masyarakat tampak berkumpul dan bersiap mengikuti kegiatan tersebut. Jalan santai menjadi momentum bagi warga untuk berolahraga sekaligus mempererat silaturahmi dalam suasana perayaan kemerdekaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai jalan santai, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih, kegiatan ini berlangsung singkat namun penuh makna, peserta diajak kembali mengenang bagaimana para pejuang dulu berjuang meraih kemerdekaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Satu bagian yang tak bisa dilewatkan tentu saja lomba senam, warga begitu antusias mengikuti kegiatan ini terutama dari kalangan ibu&#45;ibu yang tampak begitu semangat, tak hanya sehat, senam ini tentu saja jadi bagi peserta untuk menjadi yang terbaik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keseruan terus berlangsung, berbagai perlombaan tingkat anak&#45;anak, remaja, ibu&#45;ibu hingga bapak&#45;bapak pun menjadi tradisi yang tak pernah absen dalam setiap perayaan HUT RI di Kampung Murai ini, sebut saja lomba makan kerupuk, lomba pecah balon berisi tepung, tarik tambang, lomba balap karung, lomba estapet air, estapet sedotan, estapet bola dan estapet tepung serta sepakbola.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nah, yang paling seru tentu saja lomba tangkap bebek pakai daster, mata ditutup, pesertanya bapak&#45;bapak panitia. Kebayang dong serunya, nangkap bebek dengan mata tertutup. Aksi peserta saat mengejar bebek pun mengundang gelak tawa warga yang menyaksikan. Sorak&#45;sorai dan dukungan penonton membuat suasana perlombaan semakin semarak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkait kegiatan ini, Ketua RW 07, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Amprial menyampaikan apresiasi atas terlaksananya rangkaian kegiatan perayaan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 di Kampung Murai, khususnya di RT 02 RW 07.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, acara sudah selesai dan berjalan dengan baik. Pada intinya, dalam rangka HUT RI ke&#45;81 tahun 2026 ini, Kampung Murai, khususnya RT 02 RW 07, betul&#45;betul sangat meriah. Kegiatan seperti ini perlu dipertahankan dan ke depan perlu dikolaborasikan lebih luas lagi,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kegiatan perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki nilai penting dalam mempererat silaturahmi dan mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus momentum untuk mengenang dan mengingat para pahlawan kita. Dulu mereka berjuang dengan titik darah penghabisan, sementara kita sekarang sebagai warga negara Indonesia yang baik, sebagai generasi muda yang baik, tentunya harus mengisi kemerdekaan dengan kegiatan&#45;kegiatan yang lebih positif,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia juga mendorong agar pelaksanaan kegiatan serupa ke depan dapat dikembangkan dengan melibatkan masyarakat yang lebih luas. Menurutnya, kegiatan yang selama ini dilaksanakan di tingkat lingkungan dapat menjadi momentum untuk membangun kebersamaan yang lebih besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Catatan pertama mungkin perlu ada pengembangan. Artinya, acara ini tidak lagi sifatnya kelompok, tetapi lebih bagus kalau diperluas lagi. Sehingga nantinya di lingkungan RW 07, silaturahminya semakin kuat dan kekompakan masyarakat juga semakin meningkat,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua RT 02, RW 07, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Benny Rolles menyebut kegiatan peringatan HUT RI menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarwarga sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yang paling penting dari kegiatan ini adalah kebersamaan. Kita ingin seluruh warga bisa berkumpul, saling bersilaturahmi, dan bersama&#45;sama memeriahkan HUT Kemerdekaan. Tidak harus dengan kegiatan yang mewah, yang penting masyarakat kompak dan suasananya meriah,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, antusiasme warga dalam mengikuti rangkaian kegiatan menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kekeluargaan masih kuat di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, warga sangat antusias. Mudah&#45;mudahan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun dan semakin mempererat hubungan antarwarga,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sisi lain, Ketua Panitia Perayaan HUT ke&#45;81 RI Kampung Murai, Rochmadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah ikut berpartisipasi. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat rasa persaudaraan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, warga sangat kompak. Dari anak&#45;anak sampai orang tua ikut meramaikan. Ini yang kita harapkan, bagaimana momentum kemerdekaan bisa menjadi kesempatan bagi kita untuk berkumpul dan menjaga kekompakan lingkungan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam perayaan HUT RI tidak berhenti setelah kegiatan selesai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Terima kasih kepada Ketua RW, para Ketua RT, seluruh panitia, dan terutama masyarakat Kampung Murai yang sudah ikut berpartisipasi. Tanpa dukungan dan kekompakan warga, kegiatan ini tentu tidak akan berjalan semeriah ini,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perayaan HUT ke&#45;81 RI akhirnya ditutup dengan pembagian hadiah untuk para juara serta pengundian hadiah doorprize terdiri dari sembako, perlengkapan sekolah hingga peralatan elektronik, meskipun tak semua kebagian, namun semua tetap bergembira hingga adzan berkumandang menandakan kegiatan hari itu berakhir sudah. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/83913129438-20260816_071655.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 22:42:11 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15888/penuh-tawa-dan-kebersamaan-kampung-murai-semarakkan-hut-ri-ke81</guid></item><item><title>Bukan Cuma Rolling City, Vario Evo 160 Night Ride Jadi Ajang Silaturahmi Komunitas Honda Pekanbaru</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15886/bukan-cuma-rolling-city-vario-evo-160-night-ride-jadi-ajang-silaturahmi-komunitas-honda-pekanbaru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; – Semangat kebersamaan dan gaya hidup berkendara aman kembali digaungkan oleh PT. Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) selaku Main Dealer Honda wilayah Riau melalui kegiatan Vario Evo 160 Night Ride yang sukses diselenggarakan di Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 bikers yang berasal dari berbagai komunitas, di antaranya Honda Bikers Pekanbaru (HOBIKU), Plat BM Cinematic, Matic Serumpun, dan Stylo Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan diawali dengan titik kumpul (tikum) di Stadion Rumbai, yang kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara menarik seperti rolling city (night ride), gathering, games, serta live music yang semakin menambah semarak suasana kebersamaan antar komunitas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tidak hanya sekadar riding bersama, momen spesial juga hadir dalam kegiatan ini melalui perayaan 1st Anniversary Stylo Pekanbaru. Perayaan ini menjadi simbol soliditas dan perkembangan komunitas Stylo Pekanbaru dalam mewadahi para pecinta otomotif, khususnya pengguna Honda.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias, namun tetap mengedepankan keselamatan berkendara. Dalam setiap rangkaian kegiatan, peserta diingatkan untuk selalu tertib di jalan dan menerapkan prinsip #CariAman, sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Salah satu peserta, Rayan dari komunitas Plat BM Cinematic Pekanbaru, turut menyampaikan kesannya terhadap kegiatan ini. Kegiatannya seru banget, bukan cuma riding bareng tapi juga bisa kumpul, silaturahmi, dan ngerayain anniversary Stylo Pekanbaru. Yang paling penting, kita tetap diingatkan untuk selalu riding dengan aman dan tertib. Semoga kegiatan seperti ini terus ada dan makin besar ke depannya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Aldi Hadi selaku PIC Community Capella Honda mengatakan terimakasih buat seluruh bikers yang berkontribusi dan hari ini momennya pecah, peserta yang cukup ramai dan solid. Suasana yang meriah dan semua bikers happy. Bisa rolling city bersama, makan bersama juga ada games yang turut membuat suasana semakin meriah dan terakhir menikmati indahnya malam kota Pekanbaru diiringi dengan live music.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Semoga para bikers Honda selalu solid dan selalu menjadi pelopor #Cari_Aman dalam berkendara di jalanana” tutup Aldi&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan ditutup dengan sesi night ride yang berjalan lancar, tertib, dan penuh kebersamaan, meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta yang terlibat. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terus mempererat solidaritas antar komunitas sekaligus mengkampanyekan pentingnya keselamatan berkendara di kalangan generasi muda.&lt;strong&gt;(ReR)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/16347594805-whatsapp_image_2026-08-03_at_11.jpeg"/><pubDate>Tue, 04 Aug 2026 09:15:01 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15886/bukan-cuma-rolling-city-vario-evo-160-night-ride-jadi-ajang-silaturahmi-komunitas-honda-pekanbaru</guid></item><item><title>“Double Winner”, Abimanyu Melesat Kibarkan Merah Putih Dua Kali di Thailand</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15885/“double-winner”-abimanyu-melesat-kibarkan-merah-putih-dua-kali-di-thailand</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA, KHAZANAHRIAU.COM &lt;/strong&gt;– Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang balap internasional. Abimanyu Bintang Fermadi sukses meraih double winner pada putaran ketiga Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Sabtu&#45;Minggu, 1&#45;2 Agustus 2026.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada putaran ketiga ini, AHM menurunkan Giovanni Cornelius Gani untuk mendampingi Abimanyu, menggantikan Resky Yusuf yang pada akhir pekan yang sama bertugas membela Indonesia di ajang Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mengawali akhir pekan balap di Buriram, Abimanyu mencatat hasil positif pada sesi kualifikasi dengan menempati posisi kelima, sementara Giovanni berada di posisi ke&#45;15. &amp;nbsp;Berlangsung pada hari Sabtu (1/8) memulai Race 1 dari baris tengah, Abimanyu langsung bersaing di kelompok depan dan tetap tenang meskipun balapan sempat dihentikan akibat red flag.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Konsistensi performanya mengantarkan pebalap lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) tersebut meraih kemenangan. Sedangkan Giovanni harus menghentikan perjuangannya di lap pertama karena bersenggolan dengan pebalap lain. Ini menjadi tambahan pengalaman berharganya di lintasan balap internasional.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada Race 2 yang digelar hari Minggu (2/8), sesuai regulasi kompetisi, Abimanyu memulai balapan dari posisi ke&#45;10 berdasarkan catatan waktu tercepat pada race 1, sedangkan Giovanni start dari posisi ke&#45;14. Meski memulai dari barisan belakang, Abimanyu kembali menunjukkan performa impresif dengan menembus kelompok depan hingga kembali menyentuh garis finis di posisi pertama. Hasil tersebut melengkapi raihan double winner pada putaran ketiga IHTTC 2026. Sayang di race kedua ini, Giovanni kembali tidak dapat menyelesaikan balapan akibat terjatuh saat balapan memasuki lap ke&#45;10.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hasil sempurna di Buriram menjadi modal penting bagi Abimanyu untuk terus bersaing dalam perebutan gelar juara musim 2026. Saat ini dirinya memimpin klasemen dengan 119 poin, berjarak 36 poin dari pebalap tuan rumah. Kompetisi ini masih menyisakan tiga seri lagi dengan total enam balapan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Saya bersyukur bisa meraih dua kemenangan di Buriram. Persaingan di setiap balapan sangat ketat sehingga saya berusaha fokus, menjalankan strategi tim, dan memanfaatkan setiap peluang. Hasil ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan tampil lebih baik pada putaran berikutnya. Terima atas doa dan dukungannya,” ujar Abimanyu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;General Manager Marketing Planning &amp;amp; Analysis AHM, Andy Wijaya, mengatakan hasil yang diraih Abimanyu menjadi bukti dari proses pembinaan yang dijalankan begitu lengkap dan kompeherensif untuk melahirkan pebalap muda Indonesia yang mampu bersaing di level internasional.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Balapan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan, tetapi juga kemampuan menjaga fokus, mengambil keputusan, dan memanfaatkan setiap peluang. Abimanyu mampu menunjukkan kualitas tersebut sepanjang akhir pekan di Buriram. Kami berharap pengalaman ini semakin membentuk mental bertanding yang kuat untuk menghadapi tantangan berikutnya,” ujar Andy.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Nyaris Podium di Sepang&lt;br&gt;Sementara itu, empat pebalap muda Astra Honda lainnya juga menunjukkan daya saing tinggi pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 di Sepang International Circuit, Malaysia, 1&#45;2 Agustus. Bintang Pranata Sukma, Resky Yusuf, Muhammad Badly Ayatullah, dan Maulana Malik tampil kompetitif.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada Race 1 yang berlangsung Sabtu (1/8), Bintang langsung bertarung di grup terdepan sejak awal balapan bersama sejumlah pebalap terbaik Asia. Sempat melakukan sedikit kesalahan di pertengahan balapan, Bintang mampu kembali mendekati rombongan depan dan mencatatkan waktu putaran terbaik sebelum finis di posisi keempat, hanya terpaut 0,031 detik dari posisi terdepan. Sementara itu, Badly finis di posisi ke&#45;10, Resky di posisi ke&#45;11, dan Maulana di posisi ke&#45;15.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di hari Minggu (2/8) race 2 kembali diawali dengan start yang baik dari Bintang, Resky, dan Badly yang langsung bergabung di grup depan. Bintang beberapa kali bersaing di posisi tiga besar sebelum mengalami insiden saat melakukan pengereman di tikungan 1 pada dua lap terakhir sehingga gagal menyelesaikan balapan. Resky yang masih dalam masa pemulihan pasca operasi clavicula mampu bertahan hingga finis di posisi ketujuh. Badly menyelesaikan balapan di posisi ke&#45;11, sementara Maulana finis di posisi ke&#45;15.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Putaran berikutnya IHTTC 2026 akan kembali digelar di Thailand Circuit, Bangkok, Thailand pada September mendatang. Sementara itu, para pebalap Astra Honda di ajang IM4AC akan kembali melanjutkan persaingan pada putaran ketiga yang dijadwalkan di Twin Ring Motegi, Jepang pada awal Oktober.&lt;strong&gt;(ReR)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/85029315283-whatsapp_image_2026-08-03_at_16.jpeg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 09:13:14 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15885/“double-winner”-abimanyu-melesat-kibarkan-merah-putih-dua-kali-di-thailand</guid></item><item><title>Cetak Agen Perubahan #Cari_Aman, Honda Riau Sabet Prestasi di Panggung Nasional</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15884/cetak-agen-perubahan-cari_aman-honda-riau-sabet-prestasi-di-panggung-nasional</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; – PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) selaku main dealer sepeda motor Honda wilayah Riau yang dikenal sebagai Capella Honda kembali membuktikan komitmennya dalam mengampanyekan budaya keselamatan berkendara (#Cari_Aman). Dalam ajang kompetisi keselamatan berkendara tingkat nasional, The 17th Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AHSRIC) 2026 yang digelar pada 4–7 Agustus 2026 di Astra Honda Motor Safety Riding Park, Deltamas, Cikarang, perwakilan dari PT Capella Dinamik Nusantara Riau berhasil meraih berbagai posisi juara di panggung nasional.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kompetisi tahunan bergengsi yang diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) ini memasuki tahun ke&#45;17 dengan mengusung tema &quot;Beyond Seventeen, The Change Makers&quot;. Ajang ini menguji skill teknis berkendara yang aman, kemampuan menyampaikan edukasi secara efektif, serta prediksi bahaya di jalan raya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kompetisi ketat yang diikuti oleh 209 finalis terbaik dari seluruh Indonesia, perwakilan PT Capella Dinamik Nusantara Riau berhasil membawa pulang trofi kemenangan pada beberapa kategori utama, untuk Instructor Category (Sport Class) peroleh juara 3 oleh Rama Dhandyano, untuk Community Advisor Category (AT Class) peroleh juara 3 oleh Endy Wulan Agustin dan juga mendapatkan prestasi pada Innovation Category sebagai Juara 3.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tim instruktur safety riding Capella Honda Riau yang beranggotakan Arif Rahman Hakim, Rama Dhandyano dan Steven Simarmata merupakan perwakilan Capella Honda yg berperan aktif sebagai instruktur dan edukator keselamatan berkendara di wilayah Riau. Rutin menyosialisasikan teknik berkendara yang aman dan kesadaran lalu lintas ke masyarakat, sekolah, karyawan di instansi swasta dan pemerintahan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada ajang ini, perwakilan dari PT Capella Dinamik Nusantara dari regional Aceh juga turut menyumbangkan prestasi sebagai Juara 3 Instructor Category AT Class oleh Novara Dita dan Juara 2 Group Main Dealer Category.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pencapaian ini menjadi bukti nyata keseriusan oleh Capella Honda dalam membina instruktur dan advisor safety riding berkualitas tinggi di wilayah Riau. Sebelum melangkah ke panggung nasional, para peserta telah melewati proses seleksi regional ketat yang melibatkan ratusan peserta dari jaringan dealer serta komunitas Honda.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keberhasilan meraih posisi tiga besar pada kategori Innovation Category juga menegaskan komitmen PT CDN Riau dalam melahirkan metode dan terobosan edukasi keselamatan berkendara yang relevan dan adaptif bagi masyarakat Riau, termasuk edukasi berlalu lintas sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Harry Sutiono selaku Regional Head menyampaikan apresiasi yang setinggi&#45;tingginya kepada para instruktur, advisor komunitas, serta seluruh tim yang telah berjuang dan membawa harum nama Riau di tingkat nasional. Kemenangan ini diharapkan menjadi pemicu semangat untuk terus konsisten melahirkan agen&#45;agen perubahan di tengah masyarakat Riau demi mewujudkan budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan bersama semangat #Cari_Aman.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Capaian prestasi ini menjadi dorongan semangat bagi kami untuk terus menginspirasi dan melahirkan lebih banyak agen perubahan #Cari_Aman di jalan raya demi mewujudkan keselamatan berkendara bagi seluruh masyarakat Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Untuk seluruh masyarakat terkhususnya di Riau, Mari jadikan #Cari_Aman sebagai budaya dan gaya hidup kita di jalan raya, selalu siap dengan perlengkapan berkendara yang lengkap, rutin mengecek kondisi kendaraan, dan senantiasa mematuhi aturan lalu lintas demi diri sendiri serta keluarga tercinta yang menantikan kita di rumah,” tutup Harry.&lt;strong&gt;(ReR)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/44447412209-whatsapp_image_2026-08-08_at_11.jpeg"/><pubDate>Sat, 15 Aug 2026 09:10:48 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15884/cetak-agen-perubahan-cari_aman-honda-riau-sabet-prestasi-di-panggung-nasional</guid></item><item><title>Kasus Finalis FLS3N, Kementerian Pendidikan Tegur Keras Disdik Kota Pekanbaru</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15883/kasus-finalis-fls3n-kementerian-pendidikan-tegur-keras-disdik-kota-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45; Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), memberikan teguran keras kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru dalam kasus finalis FLS3N Tingkat Kota Pekanbaru tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Teguran keras itu termuat dalam surat yang ditandatangani oleh Kepala Puspresnas Kemendikdasmen RI, Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono SE M.Si tanggal 7 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pusat Prestasi Nasional memberikan teguran keras kepada Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru atas kelalaian dalam proses verifikasi dan penetapan pemenang FLS3N Tingkat Kota Pekanbaru Tahun 2026 yang mengakibatkan terlanggarnya hak peserta untuk mengikuti Babak Penyisihan dan berdampak pada proses seleksi FLS3N Tahun 2026,&quot; demikian salah satu bunyi dalam surat tersebut yang diterima media, Sabtu, 8 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Puspresnas juga mewajibkan Disdik Kota Pekanbaru melakukan pembenahan tata kelola ajang, memperkuat mekanisme verifikasi dan validasi data serta memastikan seluruh proses penetapan pemenang dilaksanakan secara cermat, akurat dan sesuai dengan ketentuan agar kejadian serupa tidak terulang pada pelaksanaan ajang talenta di masa yang akan datang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Surat bernomor : 1559/B/H3/PN.00/2026 termuat hal tentang pemberian kesempatan mengikuti penilaian babak penyisihan cabang lomba menulis cerita FLS3N tingkat SD/MI/Sederajat Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil verifikasi dokumen dan klarifikasi oleh Puspresnas didapati bahwa ajang seleksi FLS3N Tingkat SD/MI/Sederajat tahun 2026 cabang lomba menulis cerita tingkat Kota Pekanbaru diikuti 9 peserta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil pelaksanaan seleksi, peserta atas nama Anindita Sashy Kirana Mukhtar dari SDN 153 Pekanbaru, ditetapkan sebagai Juara I dan peserta atas nama Nachita Vianga Gultom dari SD Santa Maria Pekanbaru ditetapkan sebagai Juara II.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam SK penetapan pemenang yang diterbitkan oleh Disdik Kota Pekanbaru, siswi dari SD Dharma Yudha sebagai Juara II. Padahal, yang bersangkutan tidak pernah mengikuti seleksi FLS3N Tingkat Kota Pekanbaru cabang lomba menulis cerita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, Disdik malah mengirimkan siswi dari SD Darma Yudha sebagai finalis di tingkat Nasional mewakili Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah terungkap, Disdik Kota Pekanbaru &amp;nbsp;menerbitkan Adendum SK penetapan pemenang nomor B.400.3/Disdik/14/2026 tanggal 5 Agustus 2026 dan memperbaiki data Juara II menjadi atas nama Nachita Vianga Gultom telah memenuhi persyaratan sebagai peserta FLS3N Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam surat tersebut, Puspresnas juga meminta Disdik Kota Pekanbaru, menyampaikan karya peserta atas nama Nachita Vianga Gultom beserta dokumen pendukung yang dipersyaratkan kepada Puspresnas, paling lambat sesuai jadwal yang telah ditentukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Puspresnas juga ingin memastikan, seluruh dokumen yang disampaikan merupakan dokumen dan sah dan sesuai dengan hasil seleksi Tingkat Kota Pekanbaru, sebagaimana tercantum dalam adendum SK penetapan pemenang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkait surat ini, Plt Kadisdik Pekanbaru Abdul Jamal belum merespon&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Tokoh Muda Pekanbaru, Dedi Harianto Lubis, yang dikenal kerap menggeluti pengembangan talenta dan prestasi generasi muda serta turut mengawal terungkapnya kasus ini, mengatakan bahwa meski Kemendikdasmen telah memberikan pernyataan, namun menurutnya kasus ini harus diungkap secara menyeluruh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Apresiasi terhadap Kemendikdasmen ikut merespon dan berharap terus melakukan evaluasi. Kami ingatkan bahwa Disdik harus memahami bahwa jangan sampai peristiwa serupa terulang yang mengakibatkan mental dan semangat anak didik, guru, orang tua dan sekolah, jatuh karena tindakan Disdik selaku regulator pendidikan di wilayah,&quot; tegas Dedi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu,Dedi meminta agar kasus ini harus diungkap secara tuntas karena pihaknya melihat masih ada distorsi informasi yang sengaja diedarkan di tingkat atas untuk menutupi fakta sebenarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Masih ada distorsi informasi. Keterangan seluruh pihak, baik Dewan Juri, Wali Murid, Sekolah dan lainnya harus didengarkan. Jangan hanya pihak Disdik. Kami akan kawal sampai ada sanksi untuk perbaikan ke depan,&quot; tegas Mantan Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Pekanbaru ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkait polemik, sebelumnya Disdik Pekanbaru telah mengakui melakukan kesalahan. Namun pengakuan kesalahan input kembali menuai pertanyaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru akhirnya mengaku salah atas kasus Finalis Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Pendidikan Dasar tahun 2026. Namun, dalih melakukan kesalahan input data tidak masuk akal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdik Kota Pekanbaru DR H Syafrian Tommy, S.STP M.Si sekaligus selaku Sekretaris Definitif Disdik Kota Pekanbaru, melalui Kepala Bidang (Kabid) SD Disdik Pekanbaru Sardius, S.Pd, M.Pd akhirnya memberikan konfirmasi pengakuan secara langsung&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, meski mengakui telah melakukan kesalahan dalam kasus tersebut. Namun, Disdik berdalih kesalahan tersebut akibat kelalaian stafnya bernama Ridwan karena terburu&#45;buru menginput data.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami akui kami salah. Ini akibat ada kelalaian staf kami Ada kesalahan input,&quot; ungkap Sardius, Rabu, 29 Juli 2026 siang saat ditemui.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya diberitakan, munculnya nama siswa SD Darma Yudha yang tidak pernah ikut seleksi di tingkat Kota Pekanbaru yang belakangan menjadi finalis Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Pendidikan Dasar tahun 2026 perwakilan Pekanbaru untuk mengikuti kompetisi tingkat Nasional, membuat heboh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian, berdasarkan penelusuran data dan keterangan dari seluruh pihak yang terlibat mengindikasikan Disdik Pekanbaru adalah biang kerok dari persoalan ini. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/23423191726-images_(38).jpg"/><pubDate>Sat, 08 Aug 2026 19:30:26 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15883/kasus-finalis-fls3n-kementerian-pendidikan-tegur-keras-disdik-kota-pekanbaru</guid></item><item><title>&quot;Ketika Juara Tak Lagi Berarti&quot;, Surat Terbuka Seorang Ibu untuk Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15882/ketika-juara-tak-lagi-berarti-surat-terbuka-seorang-ibu-untuk-dinas-pendidikan-kota-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM &lt;/strong&gt;&#45;&#45; Kacaunya pelaksanaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang Pendidikan Dasar Tahun 2026 di Kota Pekanbaru kembali menyisakan kekecewaan. Siti Salmah, orang tua dari Anindita Shassy Kirana Mukhtar, siswa yang meraih Juara 1 Cabang Lomba Menulis Cerita mempertanyakan sikap Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru yang dinilai tidak memperjuangkan hak anaknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Katanya, persoalan serupa sebenarnya pernah terjadi tahun lalu. Ia berharap kegagalan akibat masalah administrasi tidak kembali terulang, namun kenyataannya anaknya kembali kehilangan kesempatan setelah persoalan administrasi menjadi kendala.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sudah berusaha meminta bantuan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru agar anak kami bisa ikut seleksi lanjutan. Tapi sepertinya pintu ditutup. Kami akhirnya pasrah,&quot; ujar Siti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kekecewaan semakin besar setelah ia mendapat informasi bahwa peserta yang diutus justru berasal dari sekolah lain yang disebut tidak mengikuti kompetisi di tingkat kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Siti, penjelasan pihak Dinas Pendidikan juga belum menjawab persoalan secara jelas. Bahkan, alasan yang disampaikan dinas dinilai bertolak belakang dengan keterangan sekolah yang sebelumnya dihubungi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sampai sekarang tidak ada permintaan maaf kepada kami maupun anak kami,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kesedihannya makin bertambah saat dia tahu kalau ada surat Puspresnas Kemendikdasmen RI terkait perubahan nama peserta untuk mengikuti Penilaian Babak Penyisihan Cabang Lomba Menulis Cerita FLS3N Tingkat SD/MI/Sederajat Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Siti pun mempertanyakan mengapa ketika SK Puspresnas belum diterbitkan, anaknya tidak dibantu untuk memperjuangkan haknya. Namun setelah SK terbit dan muncul polemik, Dinas Pendidikan justru masih dapat menyurati panitia nasional untuk meminta perubahan nama peserta dan itu bisa dilakukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kenapa waktu itu anak saya tidak dibantu, padahal SK dari Puspresnas belum dikeluarkan? Kenapa setelah SK keluar dan menimbulkan polemik, masih bisa meminta perubahan nama? Ini sungguh tidak adil bagi kami, terutama bagi anak kami,&quot; ujarnya sambil menahan tangis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Siti berharap Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru memberikan penjelasan terbuka dan bertanggung jawab atas persoalan tersebut agar kejadian serupa tidak kembali menimpa siswa berprestasi lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berikut adalah suara hati Siti Salmah yang dia tuangkan dalam sebuah tulisan di media sosial yang telah dia izinkan media ini untuk mengutipnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;SURAT TERBUKA SEORANG IBU UNTUK DINAS PENDIDIKAN KOTA PEKANBARU&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Sudah lama saya menahan diri, memeluk luka anak kami Anindita Shassy Kirana Mukhtar.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Juara 1 Menulis Cerita FLS3N Jenjang SD Kota Pekanbaru 2026. Yang hanya hadir menggoreskan luka kedua kalinya pada lomba yang sama.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Seorang anak yang berlatih. Bukan satu atau dua kali. Ia berproses selayaknya seorang anak yang benar&#45;benar ingin berjuang.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Ia menulis.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Ia membaca.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Ia memperbaiki tulisannya.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Ia belajar dari kesalahan.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Bahkan ada malam&#45;malam ketika ia masih berlatih sampai pukul tiga dini hari. Di usia anak&#45;anak, ketika seharusnya ia tidur dan bermain, ia memilih berjuang mengejar mimpinya.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Dan perjuangan itu berbuah. Ia menjadi Juara 1.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Lalu setelah semua itu, apa yang diterimanya?&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Bukan kesempatan untuk melanjutkan perjuangan. Melainkan LUKA.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Hari ini, piala yang seharusnya menjadi kenangan indah justru menjadi bagian dari trauma.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Dan ada satu pertanyaan yang terus menghantuinya.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;“Untuk apa aku menulis lagi?”&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Pertanyaannya kami kepada para pengambil kebijakan.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Pernahkah terpikir tentang trauma anak kami?&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Bukan trauma orang dewasa.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Bukan ego orang tua.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Tetapi trauma seorang anak yang sudah memberikan seluruh kemampuannya, lalu harus menerima kenyataan bahwa perjuangannya berhenti bukan karena ia kalah.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Pernahkah Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru berkeinginan duduk bersama kami?&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Berdiskusi. Mendengarkan. Melihat persoalan ini dari sudut pandang seorang anak. Bukan hanya melihatnya sebagai nama dalam sistem administrasi.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Jika sejak awal anak kami dianggap tidak dapat mengikuti proses tersebut karena persoalan administrasi, mengapa ia bisa mengikuti kompetisi, bertanding, dan menjadi Juara 1?&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Kalau memang tidak memenuhi syarat, mengapa proses itu tidak dihentikan sejak awal?&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Dan bagaimana menjelaskan kepada seorang anak bahwa setelah ia berjuang sampai menjadi juara, kesempatan itu tiba&#45;tiba hilang karena persoalan administratif yang bukan ia buat?&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Yang semakin sulit dipahami adalah ketika anak yang tidak mengikuti lomba justru dihubungi untuk mengikuti ajang ke tingkat provinsi.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Di titik ini, yang dipertanyakan bukan sekadar SK tapi &amp;nbsp;dimana keadilan dalam proses pendidikan ini?&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Anak&#45;anak diajarkan bahwa prestasi lahir dari proses. Mereka diajarkan bekerja keras. Mereka diajarkan sportivitas.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Mereka diajarkan bahwa setiap perjuangan akan dihargai.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Tetapi apa yang terjadi ketika seorang anak sudah menjalani semua itu dan menjadi juara?&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Apakah juara tetap juara ketika administrasi berkata sebaliknya?&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;SK dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah saja dapat mengalami perubahan atau perbaikan apabila terdapat persoalan dalam prosesnya.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Sedangkan anak kami bahkan belum memiliki SK penetapan untuk melaju ke tingkat Provinsi, aduhai inikah pendidikan itu?&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Yang sedang dipersoalkan adalah persoalan administrasi. Lalu mengapa persoalan administratif seolah&#45;olah menjadi jalan buntu yang tidak mungkin dicarikan solusi?&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Apakah administrasi lebih penting daripada hati seorang anak?&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Apakah selembar dokumen lebih kuat daripada perjuangan seorang juara?&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Tidak ada yang meminta belas kasihan.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Tidak ada yang meminta perlakuan khusus.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Yang diminta hanyalah keadilan dan ruang dialog.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Duduklah bersama kami.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Dengarkan kami.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Dengarkan anak kami.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Lihat bagaimana ia berproses.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Lihat bagaimana ia berjuang.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Lihat bagaimana piala yang seharusnya menjadi simbol kebahagiaan kini justru menjadi pengingat atas sebuah kekecewaan yang begitu dalam.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Sebab ada sesuatu yang mungkin tidak tercatat dalam laporan Dinas Pendidikan&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;seorang anak telah kehilangan semangat bukan karena ia gagal, tetapi karena ia merasa perjuangannya tidak dihargai.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;TRAUMA ITU TIDAK TIDAK MASUK DALAM BERITA ACARA&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;TIDAK TERCANTUM DALAM SERTIFIKAT&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;TIDAK TERLIHAT DALAM LABEL ADMINISTRASI&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Tetapi kami sebagai orang tuanya melihatnya setiap hari. Tentu kami terus membisikkan “Jangan berhenti menulis, Sayang. Inilah proses itu.”&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Namun luka tidak selalu bisa disembuhkan hanya dengan kalimat&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;“Tetap semangat.”&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Maka hari ini pertanyaannya sederhana untuk pemberi keputusan.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Pernahkah kalian memikirkan trauma anak kami?&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Pernahkah kalian ingin duduk bersama kami dan berdiskusi?&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Pernahkah kalian bertanya bagaimana perasaan seorang anak yang berlatih sampai pukul tiga dini hari, menjadi Juara 1, tetapi kemudian harus kehilangan kesempatan bukan karena ia kalah?&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Karena jika pendidikan benar&#45;benar untuk anak, maka jangan hanya hitung administrasinya.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Hitung juga air mata mereka.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Jangan hanya lihat siapa yang tercatat dalam sistem.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Lihat siapa yang telah berjuang di lapangan.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Dan jangan hanya bangga ketika anak&#45;anak membawa pulang piala.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Pastikan tangan yang membawa piala itu tidak pulang membawa trauma.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Anindita sudah melakukan bagiannya.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Ia sudah menulis.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Ia sudah berlatih.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Ia sudah bertanding.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Ia sudah menang.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Hari ini&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Ia menangis&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Ia luka&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Ia trauma yang kalian ciptakan sendiri.&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Hormat saya,&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Siti Salmah&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;(seorang Ibu yang memeluk luka anaknya)&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/21128777119-juara.jpg"/><pubDate>Sat, 08 Aug 2026 15:15:29 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15882/ketika-juara-tak-lagi-berarti-surat-terbuka-seorang-ibu-untuk-dinas-pendidikan-kota-pekanbaru</guid></item><item><title>BRI Bangkinang Berikan Apresiasi Desa BRILiaN 2026 kepada Desa Mukti Sari dan Cinta Damai</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15881/bri-bangkinang-berikan-apresiasi-desa-brilian-2026-kepada-desa-mukti-sari-dan-cinta-damai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BANGKINANG, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45; PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Bangkinang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan desa melalui Program Desa BRILiaN 2026 Batch 1 Region 2 Pekanbaru. Dalam program tersebut, Desa Mukti Sari dan Desa Cinta Damai berhasil meraih apresiasi berupa dana pembinaan masing&#45;masing sebesar Rp10 juta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyerahan apresiasi dilakukan oleh Manager Bisnis Mikro BRI Bangkinang, Indra Yuliadi, kepada Kepala Desa Mukti Sari, Wahyono, dan Kepala Desa Cinta Damai, Legiman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi BRI kepada desa&#45;desa yang dinilai mampu menunjukkan kinerja, inovasi, serta komitmen dalam mengembangkan potensi ekonomi dan tata kelola pemerintahan desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manager Bisnis Mikro BRI Bangkinang, Indra Yuliadi, mengatakan Program Desa BRILiaN merupakan salah satu langkah nyata BRI dalam mendukung pembangunan desa agar semakin mandiri dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Program Desa BRILiaN tidak sekadar memberikan penghargaan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi pemerintah desa agar mampu meningkatkan kapasitas kepemimpinan, tata kelola, inovasi, digitalisasi, hingga pengembangan potensi ekonomi lokal. Kami berharap apresiasi ini menjadi motivasi bagi desa untuk terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,&quot; ujar Indra, Kamis (6/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, desa memiliki peran strategis sebagai pilar utama pembangunan nasional. Karena itu, BRI terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan potensi yang dimiliki setiap desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;BRI ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan desa. Melalui Desa BRILiaN, kami berharap lahir desa&#45;desa yang tangguh, inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakatnya,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Desa Mukti Sari, Wahyono, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan BRI. Menurutnya, apresiasi tersebut menjadi penyemangat bagi pemerintah desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Mukti Sari. Kami mengucapkan terima kasih kepada BRI atas kepercayaan dan pembinaannya selama ini. Ke depan, kami akan terus berinovasi dalam mengembangkan potensi desa agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal senada disampaikan Kepala Desa Cinta Damai, Legiman. Ia menilai Program Desa BRILiaN memberikan banyak manfaat bagi pemerintah desa, terutama dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola potensi yang dimiliki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sangat mengapresiasi program ini karena tidak hanya memberikan penghargaan, tetapi juga pendampingan dan pembelajaran yang sangat bermanfaat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan desa dan memperkuat perekonomian masyarakat,&quot; ujar Legiman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program Desa BRILiaN sendiri merupakan inisiatif BRI yang berfokus pada pengembangan desa melalui peningkatan kapasitas aparatur desa, penguatan kelembagaan, penerapan digitalisasi, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta optimalisasi potensi ekonomi lokal. Program ini diharapkan mampu menciptakan desa yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing sehingga dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di wilayahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pemberian apresiasi kepada Desa Mukti Sari dan Desa Cinta Damai, BRI berharap semakin banyak desa yang terdorong untuk terus berinovasi dan membangun ekosistem ekonomi yang kuat berbasis potensi lokal. Dengan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan BRI, diharapkan lahir desa&#45;desa unggulan yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi nasional. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/96821735131-whatsapp_image_2026-08-07_at_14.jpeg"/><pubDate>Fri, 07 Aug 2026 14:25:19 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15881/bri-bangkinang-berikan-apresiasi-desa-brilian-2026-kepada-desa-mukti-sari-dan-cinta-damai</guid></item><item><title>KPU Riau Luncurkan Sekolah Pemilu Hijau Tahun 2026</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15880/kpu-riau-luncurkan-sekolah-pemilu-hijau-tahun-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau resmi meluncurkan Sekolah Pemilu Hijau _(Green Election School)_ Tahun 2026 di Kantor KPU Provinsi Riau, Kamis (6/8). Program yang merupakan bagian dari Rumah Pintar Pemilu (RPP) ini menjadi inovasi pendidikan pemilih yang mengintegrasikan nilai&#45;nilai demokrasi dengan kepedulian terhadap lingkungan bagi kalangan mahasiswa. Kegiatan dibuka secara daring oleh Anggota KPU Republik Indonesia selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat, August Mellaz, mewakili Ketua KPU RI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peluncuran Sekolah Pemilu Hijau dilaksanakan secara luring dan daring. Secara luring, kegiatan dihadiri oleh pejabat manajerial dan fungsional KPU Provinsi Riau serta perwakilan instansi pemerintah dan nonpemerintah yang bergerak di bidang pendidikan dan lingkungan hidup. Sementara itu, secara daring kegiatan diikuti oleh Ketua KPU kabupaten/kota, Sekretaris, serta Kepala Subbagian Partisipasi Masyarakat, Hubungan Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia se&#45;Provinsi Riau. Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal media sosial KPU Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekolah Pemilu Hijau merupakan pengembangan dari program Sekolah Pemilu dan Demokrasi yang sebelumnya telah diselenggarakan KPU Provinsi Riau. Program yang terdiri atas 16 sesi pembelajaran ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai demokrasi dan kepemiluan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang berkelanjutan. Peserta program berasal dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua KPU Provinsi Riau, Rusidi Rusdan, mengatakan bahwa Sekolah Pemilu Hijau merupakan inovasi pendidikan pemilih yang digagas KPU Provinsi Riau sebagai upaya membangun budaya demokrasi yang berintegritas sekaligus berwawasan lingkungan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman kepemiluan generasi muda sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. &quot;Sekolah Pemilu Hijau diharapkan mampu melahirkan agen&#45;agen perubahan yang tidak hanya memahami demokrasi dan kepemiluan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas,&quot; ujar Rusidi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada peluncuran Sekolah Pemilu Hijau Tahun 2026, Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan hadir sebagai _keynote speaker_ dengan menyampaikan materi bertajuk &quot;Membumikan Gagasan Green Policing dan Pemilu Hijau di Indonesia&quot;. Dalam paparannya, Kapolda menjelaskan bahwa konsep _Green Policing_ merupakan pendekatan kepolisian yang mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif terhadap pelestarian lingkungan melalui perubahan pola pikir, kebiasaan, dan budaya yang ramah lingkungan. Menurutnya, _Green Election_ dan _Green Policing_ memiliki tujuan yang sama dalam mewujudkan demokrasi yang berintegritas dan berkelanjutan. &quot;_Green Election_ dan _Green Policing_ memiliki tujuan yang sama. Penguatan kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu langkah strategis untuk mewujudkan _Green Election_ yang berkelanjutan,&quot; ujar Herry Heryawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Membuka kegiatan secara daring, Anggota KPU RI August Mellaz menyampaikan apresiasi atas peluncuran Sekolah Pemilu Hijau KPU Provinsi Riau. Menurutnya, program tersebut merupakan inisiatif yang baik sekaligus menjadi contoh langkah nyata penyelenggara pemilu dalam mengintegrasikan pendidikan pemilih dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;August Mellaz juga mengingatkan bahwa komitmen KPU terhadap pelestarian lingkungan telah diwujudkan melalui berbagai aksi nyata. Salah satunya adalah penanaman 5.709.898 bibit pohon secara serentak di seluruh Indonesia bersama badan ad hoc pada momentum pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024. Langkah tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan pemilu dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai simbol dimulainya Sekolah Pemilu Hijau Tahun 2026, dilakukan penyerahan bibit pohon secara simbolis kepada perwakilan peserta. Penyerahan bibit tersebut menjadi wujud komitmen KPU Provinsi Riau dalam mengintegrasikan pendidikan pemilih dengan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mengajak peserta menerapkan nilai&#45;nilai _Green Election_ melalui aksi nyata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui Sekolah Pemilu Hijau Tahun 2026, KPU Provinsi Riau berharap program ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki pemahaman yang kuat mengenai demokrasi dan kepemiluan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Ke depan, Sekolah Pemilu Hijau diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang mendorong terwujudnya budaya _Green Election_ dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu sehingga mampu memperkuat kualitas demokrasi yang berintegritas, partisipatif, dan berkelanjutan.(&lt;strong&gt;KhZ&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/96608645838-img-20260806-wa0122.jpg"/><pubDate>Thu, 06 Aug 2026 20:10:08 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15880/kpu-riau-luncurkan-sekolah-pemilu-hijau-tahun-2026</guid></item><item><title>Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Perkuat Kesiapsiagaan Firefighter melalui Agility Test</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15879/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-perkuat-kesiapsiagaan-firefighter-melalui-agility-test</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;DUMAI, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melalui bagian Health dan Emergency &amp;amp; Insurance fungsi HSSE kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem tanggap darurat dengan menyelenggarakan Agility Test Firefighter, yang diikuti sebanyak 57 personel Firefighter (petugas pemadam kebakaran) wilayah operasi Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung pada 29–31 Juli 2026 di Lapangan Bapor, Komperta Bukit Datuk ini merupakan bagian dari indikator capaian Firefighter Fitness Improvement Program yang bertujuan memastikan setiap personel Firefighter memiliki tingkat kebugaran fisik, kelincahan, daya tahan, serta kesiapsiagaan yang sesuai dengan tuntutan operasional di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agility Test diselenggarakan sebagai bentuk evaluasi berkala terhadap kemampuan fisik personel Firefighter dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan. Pengujian ini mengadopsi konsep pelatihan Firefighter yang digunakan oleh Singapore Civil Defence Force (SCDF) dan dikembangkan bersama FLAIRS/Eminence sehingga setiap tahapan pengujian merepresentasikan aktivitas nyata yang dihadapi petugas pemadam kebakaran ketika merespons keadaan darurat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama pelaksanaan tes, peserta diwajibkan menyelesaikan serangkaian obstacle yang dirancang untuk menguji kemampuan fisik dan keterampilan operasional, meliputi Hose Drag (menarik selang pemadam), Stair Climb (naik dan turun tangga), SCBA Carry (membawa Self Contained Breathing Apparatus), Obstacle Course (melewati berbagai rintangan yang menguji kelincahan, koordinasi, dan keseimbangan), Casualty Rescue/Rescue Drag (evakuasi korban), hingga Sprint to Finish dalam batas waktu yang telah ditentukan. Seluruh rangkaian tersebut mensimulasikan kondisi kerja Firefighter di lapangan sehingga kemampuan peserta dapat dievaluasi secara menyeluruh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Standar kelulusan ditetapkan dengan waktu penyelesaian maksimal 6 menit. Pada pelaksanaan tahun ini, waktu tercepat berhasil dicatatkan sebesar 3 menit 20 detik, sedangkan rata&#45;rata waktu peserta yang lulus adalah 4 menit 40 detik. Hasil tersebut menunjukkan kesiapan fisik mayoritas personel Firefighter dalam menghadapi tuntutan tugas operasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Manajer HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Syahrial Okzani, menyampaikan bahwa Agility Test merupakan salah satu program strategis perusahaan dalam memastikan kesiapan personel tanggap darurat sekaligus memperkuat implementasi budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Keselamatan operasional diawali dengan kesiapan personel yang prima. Melalui Agility Test ini, kami ingin memastikan setiap Firefighter memiliki kemampuan fisik, ketangkasan, dan daya tahan yang sesuai dengan tuntutan tugas di lapangan. Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya HSSE sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan tim tanggap darurat untuk melindungi pekerja, aset perusahaan, dan lingkungan. Kami berharap evaluasi ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga kebugaran secara berkelanjutan,” ujar Syahrial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada dengan hal tersebut, Section Head Health PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, dr. Hengki Ferdianto, menjelaskan bahwa aspek kebugaran menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung keberhasilan operasi penyelamatan dan pemadaman kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Agility Test bukan hanya mengukur kecepatan menyelesaikan lintasan, tetapi juga mengevaluasi kapasitas fisik, daya tahan kardiovaskular, kekuatan otot, koordinasi, keseimbangan, serta kemampuan personel bekerja di bawah tekanan. Hasil evaluasi ini menjadi dasar bagi tim Health dalam menyusun program pembinaan kebugaran sehingga setiap Firefighter senantiasa berada dalam kondisi fisik yang optimal ketika menjalankan tugas,” jelas Hengki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan Agility Test berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai rencana. Selain menjadi indikator pencapaian program Firefighter Fitness Improvement Program, hasil evaluasi ini juga akan menjadi dasar penyusunan program pembinaan fisik yang lebih terarah bagi personel Firefighter sehingga peningkatan kompetensi dapat dilakukan secara berkesinambungan.***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/80533951092-img-20260805-wa0013.jpg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 16:57:47 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15879/pertamina-patra-niaga-kilang-dumai-perkuat-kesiapsiagaan-firefighter-melalui-agility-test</guid></item><item><title>Sekjen Kemenag: ASN Berperan Wujudkan Agama Maslahah bagi Bangsa dan Negara</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15878/sekjen-kemenag-asn-berperan-wujudkan-agama-maslahah-bagi-bangsa-dan-negara</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; – Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam mewujudkan pembangunan agama yang menghadirkan kemaslahatan bagi bangsa dan negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini ditegaskan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., saat memberikan Pembinaan Pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Rabu (5/8/2026), di Aula Kanwil Kemenag Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam arahannya, Kamaruddin Amin mengatakan Indonesia merupakan negara bangsa yang religius. Karena itu, agama menempati posisi yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga ASN Kementerian Agama memegang peran yang sangat fundamental dalam memastikan pembangunan agama berjalan dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena Indonesia adalah negara yang religius, maka agama memiliki posisi yang sangat penting. Di sinilah peran aparatur Kementerian Agama menjadi sangat fundamental. Kita harus memberikan yang terbaik melalui tugas dan pelayanan kepada masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Kamaruddin, arah pembangunan agama dalam RPJMN adalah mewujudkan agama maslahah, yakni kehidupan beragama yang tidak hanya membentuk akhlak dan memperkuat spiritualitas, tetapi juga menghadirkan kemaslahatan atau manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa ASN Kementerian Agama tidak cukup hanya memiliki pemahaman keagamaan yang baik, tetapi juga harus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Sebab, menjadi umat beragama yang baik harus berjalan seiring dengan menjadi warga negara yang baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena itu, lanjutnya, Menteri Agama terus menekankan implementasi Kurikulum Cinta sebagai upaya menanamkan nilai&#45;nilai kasih sayang, toleransi, dan penghormatan terhadap sesama, tidak hanya dalam kehidupan pribadi, tetapi juga dalam pelayanan publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kamaruddin mencontohkan layanan yang diberikan Kantor Urusan Agama (KUA) yang kini terus berkembang. Selain melayani urusan ibadah dan administrasi keagamaan, KUA juga memberikan berbagai layanan pembinaan keluarga agar masyarakat mampu membangun rumah tangga yang harmonis, bahagia, dan sejahtera. Bahkan, pembinaan keagamaan juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari kemaslahatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, H. Muliardi, menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang diberikan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, arahan tersebut menjadi penguatan bagi seluruh jajaran Kementerian Agama di Riau untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui pembinaan ini diharapkan seluruh jajaran Kementerian Agama semakin mampu menghadirkan pelayanan yang profesional, berdampak, dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembinaan diikuti seluruh pejabat dan ASN di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se&#45;Riau, serta para kepala madrasah. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/1203547617-img-20260805-wa0042.jpg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 16:53:21 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15878/sekjen-kemenag-asn-berperan-wujudkan-agama-maslahah-bagi-bangsa-dan-negara</guid></item><item><title>Komitmen Lestarikan Literasi, Salmah Publishing Terima Penghargaan Dispersip Riau</title><link>https://khazanahriau.com/detail/15877/komitmen-lestarikan-literasi-salmah-publishing-terima-penghargaan-dispersip-riau</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM&lt;/strong&gt; &#45;&#45; Komitmen Salmah Publishing dalam mendukung pelestarian karya intelektual dan penguatan budaya literasi kembali mendapat apresiasi. Penerbit yang berbasis di Pekanbaru ini menerima piagam penghargaan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Riau atas tingkat kepatuhan terhadap pelaksanaan Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (SSKCKR) serta kualitas karya terbitan sepanjang tahun 2023.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dispersip Provinsi Riau, Indra dalam rangkaian Festival Literasi Riau, Rabu (5/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pada Festival Literasi, kami memberikan penghargaan kepada 10 penerbit sebagi bentuk apresiasi karena telah berperan aktif. Kemudian, dinilai taat serta patuh dalam SSKCKR,&quot; kata Indra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikatakannya, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada penerbit yang telah menjalankan kewajiban menyerahkan karya cetak dan karya rekam ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Kewajiban SSKCKR penting untuk pelestarian karya bangsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengan adanya penghargaan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Riau berharap semakin banyak penerbit yang sadar akan pentingnya SSKCKR. Sehingga koleksi buku dan karya rekam di Riau terus bertambah dan dapat diakses masyarakat luas,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Direktur Salmah Publishing, Siti Salmah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh tim penerbit untuk terus menjaga kualitas penerbitan sekaligus mematuhi ketentuan yang berlaku dalam dunia perbukuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Dispersip Provinsi Riau atas penghargaan ini. Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkomitmen menghasilkan karya&#45;karya berkualitas serta menjalankan kewajiban sebagai penerbit sesuai dengan peraturan yang berlaku,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Siti Salmah menjelaskan bahwa kepatuhan dalam menyerahkan hasil terbitan kepada Perpustakaan Nasional dan perpustakaan daerah merupakan implementasi dari Undang&#45;Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam. Sebagai penerbit, pihaknya secara konsisten mengirimkan setiap buku yang diterbitkan sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan sekaligus melestarikan khazanah intelektual bangsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengatakan, selain menyerahkan koleksi ke Perpustakaan Nasional, Salmah Publishing juga rutin mengirimkan buku&#45;buku terbitannya ke Perpustakaan Soeman HS serta sejumlah perpustakaan daerah yang mengajukan permohonan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami secara rutin menyerahkan buku&#45;buku terbitan Salmah Publishing ke Perpustakaan Nasional karena itu merupakan kewajiban kami sebagai penerbit. Begitu pula ke Perpustakaan Provinsi Riau dan beberapa perpustakaan daerah yang membutuhkan koleksi terbitan kami. Ke depan, kami berharap dapat memenuhi lebih banyak permintaan dari berbagai daerah,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Siti Salmah, langkah tersebut tidak hanya bertujuan memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan yang berkualitas. Ia berharap setiap buku yang diterbitkan dapat menjadi sumber pengetahuan sekaligus memperkaya koleksi perpustakaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, karya&#45;karya yang diterbitkan Salmah Publishing berasal dari berbagai penulis, tidak hanya dari Provinsi Riau, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Keberagaman tersebut diharapkan dapat memberikan warna tersendiri bagi dunia literasi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan dari Dispersip Provinsi Riau ini semakin mempertegas komitmen Salmah Publishing untuk terus berkontribusi dalam pengembangan budaya baca, pelestarian karya intelektual, serta mendukung kemajuan industri penerbitan di Indonesia melalui penerbitan buku&#45;buku yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat. &lt;strong&gt;(*)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://khazanahriau.com/assets/berita/original/95416859008-chatgpt_image_aug_5,_2026,_05_07_10_pm.jpg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:00:00 +0700</pubDate><guid>https://khazanahriau.com/detail/15877/komitmen-lestarikan-literasi-salmah-publishing-terima-penghargaan-dispersip-riau</guid></item></channel></rss>