Logo khazanahriau.com

DPRD Pekanbaru di Akhir Masa Jabatan : Kinerja Gatot Website Matot

DPRD Pekanbaru di Akhir Masa Jabatan : Kinerja Gatot Website Matot

Saya sebagai orang awam merasa DPRD Pekanbaru ini tidak terlihat kerjanya. Malah saya dengar mereka ini rata-rata kebanyakan mengopi dan main kesana sini tidak ada kejelasan. Mahasiswa seperti saya hanya bisa mengetahui kinerja para kaum elit ini dari media berita yang mirisnya memang saya tidak pernah dengar adanya informasi dewan ini berbuat apa. 

Mungkin tidak sampai ke bawah informasinya.  kemudian yang seharusnya menjadi sumber informasi utama yaitu website milik DPRD Pekanbaru https://dprd.pekanbaru.go.id/ malah mati total alias tidak bisa diakses.

This server could not prove that it is dprd.pekanbaru.go.id; its security certificate is from cpcontacts.abelunidum.com. This may be caused by a misconfiguration or an attacker intercepting your connection” atau apabila diterjemahkan “Server ini tidak dapat membuktikan bahwa itu adalah dprd.pekanbaru.go.id; sertifikat keamanannya berasal dari cpcontacts.abelunidum.com. Hal ini mungkin disebabkan oleh kesalahan konfigurasi atau penyerang menyadap koneksi Anda” 

Apabila kita paksa masuk server yang tidak aman tadi, maka keluar halaman penyedia hosting dari rumahweb.com yang bertuliskan “Gerbang Anda untuk mendunia telah terbuka Dprd.pekanbaru.go.id sudah aktif Segera bangun website, buat akun email, dan mulai mendapatkan peluang dan kemungkinan baru.” yang menurut saya sangat tidak jelas dan mengindikasikan website ini tidak sama sekali mau ditangani. Dan setahu saya 2 bulan yang lalu itu sudah ada informasi error.

Website yang mati terlebih dahulu dapat disangkutpautkan pada kinerja yang nihil dan tidak bertanggungjawab.  Saya mendengar lewat relasi wartawan, bahwa biaya website ini 22 miliar. Dengan dana sebesar itu kita sudah bisa memberikan beasiswa kepada lebih dari 1000 mahasiswa dan siswa. 

Perkara anggaran ini memang menyedihkan bin kapiran. Dana besar tapi cyber security saja seakan diacuhkan, lalu bentuk dari pemakaian anggaran ini apa? Pembiaran dan kerusakan website? Atau memberikan pesan kepada masyarakat bahwa kami sama bobroknya dengan website kami.

Ketika melihat beberapa nama caleg yang terpampang di jalan-jalan itu sama dengan anggota DPRD Pekanbaru. Artinya, mereka akan mencaleg kembali. 

Saya hanya ingin berpesan, mending anda mundurlah saja daripada masa depan Pekanbaru serasa gelap. Saya memang tidak tahu kinerja anda dan tidak merasakannya, hanya saja anda sudah jelas tidak membawa perubahan dan perbaikan untuk Pekanbaru. Sebab terpilih pun di periode yang sekarang anda seperti kucing peliharaan partai yang mengisi stok kursi demi relasi kekuasaan. 

Mohon turunkan saja spanduk itu dan jangan sibuk melakukan kampanye-kampanye yang menghamburkan uang anda (kalau pakai uang anda). Sekarang tarik kembali poster dan spanduk itu, dan mulailah bilang ke admin website atau ke DPRD Pekanbaru agar sadar diri, sudah Gagal Total dan Mati Total dalam memimpin Pekanbaru.

 

Oleh : Khariq Anhar, mahasiswa Universitas Riau.

Berita Lainnya

Index