BENGKALIS, KHAZANAHRIAU.COM ? Astra Motor Honda (AHM) bersama PT Capella Dinamik Nusantara (PT CDN) Main Dealer Honda wilayah Riau menjalin kerjasama bersama SMKN 3 Mandau. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan MOU, Selasa (25/7) kemarin.
Penandatangan MOU ini sebagai bentuk Implementasi Sinergi Bagi Negeri atau CSR dari Honda, untuk meningkatkan kompetensi siswa-siswi yang ada di Indonesia terkhususnya Riau dengan peralihan kurikulum menjadi kurikulum berbasis industri.
Acara dimeriahkan dengan adanya penampilan persaudaraan setia hati terate dan tarian persembahan melayu sanggar sirih sebagai penyambutan untuk para undangan.
Penandatangan MoU ini dilakukan antara Kepala sekolah SMKN 3 kemudian Regional Head PT. CDN. Penandatanganan MOU ini di hadiri langsung oleh pihak PT. CDN Arifin dan team. Sedangkan dari sekolah hadir langsung Kepala Sekolah Agus Subagio serta guru pengajar. Turut hadir pula perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Riau yang diwakili oleh Enjen Susilo, Dinas Ketenagakerjaan Nazli, Camat Bathin Solapan Muhammad Rusydy, Kepala Koramil Bathin Solapan, Kepala Puskesmas serta beberapa kepala sekolah SMK yang diwilayah kabupaten Bengkalis.
Tidak hanya penandatanganan MOU saja, Honda memberikan dukungan berupa bantuan 2 unit sepeda motor honda type sport dan matic, kelengkapan special tools dan juga modul pembelajaran berbasis industri untuk menunjang aktifitas pembelajaran di SMKN 3 Mandau, hal itu sebagai bentuk dimukungan program CSR dari Honda untuk dunia pendidikan.
Agus Subagio berterimakasih kepada Honda dimana sebagai pelopor industri sepeda motor sudah percaya ke SMKN 3 Mandau, dan menjadikan sekolah binaan Honda. "Momen ini akan kami maksimalkan dengan sebaik mungkin. Kami akan berusaha SMKN 3 ini bisa diakui dimana saja dengan siswa-siswi yang berkualitas dan guru-guru yang berkompeten terkhususnya pada jurusan teknik bisnis sepeda motor. Semoga setelah MOU ini semakin banyak peluang positif yang kami dapat", ujarnya.
Sementara itu, Arifin menyampaikan pihaknya sangat apresiasi kepada kepala sekolah bersama team pengajar yang berusaha untuk mempersiapkan dan memenuhi fasilitas seperti tools, unit dan ruangan sesuai dengan standar regulasi grade A+ tempat uji kompetensi (TUK).
"Kami berharap setelah penandatangan MOU SMKN 3 Mandau tetap konsisten dan memepertahankan standar kualitas nya serta tetap dapat bekerjasama dengan baik" pungkasnya. (kz)