Logo khazanahriau.com

7.000 Fasilitator BKB Rawat Tumbuh Kembang Anak

7.000 Fasilitator BKB Rawat Tumbuh Kembang Anak

PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Riau memperkuat peran 7.000 lebih fasilitator kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) secara terpadu untuk meningkatkan kualitas BKB secara holistik dan terintegrasi dengan posyandu dan paud.

Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Riau Mardalena Wati Yulia di Pekanbaru, Kamis kemaren mengatakan Keberadaan fasilitator kelompok BKB holistik integratif dengan posyandu dan paud diharapkan mampu memberikan pengetahuan keterampilan kepada ibu memiliki balita bagaimana merawat tumbuh kembang balita mereka dengan baik sesuai tahapan usia anak. Sebab stunting bisa dicegah dengan upaya memberikan perawatan yang baik pada anak usia 6 bulan dimana bayi sudah mulai belajar banyak kemampuan baru seperti tengkurap, merangkak hingga merespon saat namanya dipanggil.

Supaya tumbuh kembang bayi makin optimal di usia bulan keenam maka ibu perlu melakukan stimulasi yang tepat. Selain itu stimulasi lain apa lagi yang tepat untuk si kecil, ibu perlu memahami dulu apa saja kemampuan yang sudah dan akan bisa dilakukan bayi pada bulan ke-6 ini.

Kelompok BKB memiliki peran penting, karena BKB memiliki kartu kembang anak (KKA) yang dikeluarkan BKKBN untuk memantau kegiatan pengasuhan orang tua dan tumbuh kembang anak. Selain itu KKA dapat digunakan untuk melakukan asah, asih, asuh sesuai usia anak. Tentunya Dengan keberadaan BKB diharapkan para kader harus eksis di lapangan dan memahami pengisian KKA sehingga dapat diterapkan pada kelas BKB.
Untuk itu Mardalena Wati mengharapkan BKB dan tim penggerak PKK yang berada di level desa bisa melakukan pembinaan terhadap BKB dengan maksimal.

Selain itu juga BKB di desa bisa membuat laporan setiap bulan, berapa jumlah kelompok BKB yang ada, berapa yang datang ke tempat penyuluhan serta BKB bisa mengajak ibu untuk menimbang berat badan anak serta mengukur kecerdasan anak. (*)
 

Berita Lainnya

Index