PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM - Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) kembali melakukan penjajakan kerjasama dengan Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) Kuala Lumpur. Penjajakan kerjasama tersebut digelar langsung dengan berkunjung ke Kampus UKM Kuala Lumpur, Selasa (5/3) dengan rombongan dan media center UMRI.
Rombongan UMRI langsung disambut oleh Chief Editor Journal of Polymer Science and Technology UKM, Prof Dr Rusli Daik beserta sejumlah dekan dan wakil dekan di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi UKM. Sementara rombongan dari UMRI turut mendampingi Wakil Rektor III Jufrizal Syahri, Dekan Fakultas MIPA dan Kesehatan Umri, Prasetya MSi, Wakil Dekan Delovita Ginting MSi serta para dosen yakni Dr Jufrizal Syahri MSi, Dr Sri Hilma Siregar MSc, Rahmawagi Hilma SSi MSi, Hasmalina Nasution MSi, Rahmadini Syfri BSc MSc dan Nurlaili Nasution MSi. Selain dekan dan para dosen.
Serta juga hadir tiga orang mahasiswa Umri, Yuni Sholeha, Anggi Putri Rahayu dan Deviella David dan juga Kepala Kantor Humas, Keprotokolan dan Hukum Umri, Anwar Siregar dan sejumlah media center UMRI.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan oleh Jufrizal, bahwa tujuan dari pertemuan ini adalah sebagai bentuk penjajakan dalam menjalin kembali kerjasama yang pernah terjalin sebelumnya, pada tahun 2017. Namun karena dalam 3 tahun terakhir kondisi dalam masa pandemi, makanya barulah kembali dijajaki dalam pertemuan kali ini.
"Semoga dengan pertemuan ini, bisa kembali menjalin kerjasama yang pernah terjalin sebelumnya. Saya berharap bisa dapat dituangkan nantinya dalam MoU antara UMRI dan UKM,"ujarnya.
Sementara itu, Dekan FMIPA dan Kesehatan Umri, Prasetya menuturkan kunjungan UMRI ini diharapkan bisa menggagas kolaborasi berbagai hal yang bisa dilakukan dengan UKM. Kata dia, ada beberapa hal yang berpotensi dikolaborasikan. Diantaranya terkait riset, Umri pun mengusulkan matching fund, kolaborasi penelitian, kolaborasi riset dan publikasi serta kolaborasi publikasi.
"Kami ada juga usulan program lain mengenai pertukaran mahasiswa atau mobility student. Sehingga ada kesempatan mahasiswa Umri untuk berkuliah satu semester di UKM. Begitu pula sebaliknya," ujarnya.
Prasetya pun berharap, dengan adanya program ini, kolaborasi Umri dengan UKM bisa terwujud. Sementara di lokasi yang sama, Prof Rusli Daik ketika menyambut langsung rombongan Umri menuturkan bahwa pertemuan ini merupakan bentuk lanjutan surat dari Fakultas MIPA dan Kesehatan Umri. Melalui pertemuan ini pula, diharapkan lahir kolaborasi antar kedua belah pihak. Dapat terwujudnya pertukaran mahasiswa, program sharing ilmu melalui workshop dan seminar. Termasuk kerjasama publikasi kimia di dunia industri.(ayu)