SURABAYA, KHAZANAHRIAU.COM – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) Bagikan ilmu kematiriman sektor migas kepada lebih dari 550 taruna taruni Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya pada Jumat (23/2) lalu.
Kegiatan PTK Goes To Campus bagian dari Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) Pertamina Transko Care Education yang terdiri dari kuliah umum dan pemberian bantuan pendidikan baik kepada taruna taruni terbaik juga bantuan pendidikan kepada Poltekpel Surabaya.
Dihadiri oleh Komisaris Utama PTK Amir Hamzah, Komisaris PTK Khalid Zabidi, Komisaris PTK Hartanto serta Organ Dewan Komisaris PTK. Kegiatan kuliah ini mengangkat tema "Mencetak SDM Unggul Bisnis Perkapalan dan Kemaritiman Sektor Minyak & Gas" yang dibawakan langsung oleh Amir Hamzah selaku Narasumber.
Hartanto selaku Komisaris PTK sekaligus Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pelaksanaan PTK Goes to Campus merupakan wujud sumbangsih PTK untuk turut memajukan pengembangan ilmu dan teknologi kemaritiman di Indonesia. Selain itu, kegiatan ini juga dianggap mampu menambah khasanah keilmuan yang dapat diimplementasikan saat berada di dunia kerja yang sebenarnya, sehingga menjadi nilai tambah bagi Taruna dan Taruni kedepannya.
Sementara itu, Amir Hamzah sebagai narasumber kuliah umum menjelaskan bagaimana proses bisnis, etos kerja, dan indikator apa saja yang perlu dipersiapkan dalam bersaing di industri maritim, khususnya dalam sektor minyak dan gas.
“Pada saat ini, sangat diperlukan wawasan kemaritiman yang merujuk pada pengetahuan tentang teknis operasional kapal, legalitas dan prosedur hukum laut, manajemen pelabuhan serta prosedur HSSE yang mutlak. Kemampuan spesialis seperti navigasi, keahlian dalam fungsi manajerial, struktur organisasi kapal & pelabuhan yang efektif akan menjadi sebuah nilai tambah yang dibutuhkan kedepannya” ungkap Amir Hamzah.
Ditempat yang sama, Moejiono selaku Direktur Poltekpel Surabaya menyampaikan ucapan terimakasih kepada PTK atas pelaksanaan PTK Goes to Campus di Poltekpel Surabaya.
“Kami tentunya mengucapkan terima kasih karena sudah diberikan kesempatan untuk dapat diberikan gambaran lapangan yang sesungguhnya, sehingga Taruna dan Taruni dapat termotivasi untuk meningkatkan value guna bersaing di lapangan kedepannya,” ujar Moejiono.
Pemilihan sekolah maupun berbasis ilmu pelayaran sebagai subjek pelaksanaan TJSL Pertamina Transko Care Education dilatarbelakangi kesamaan segmentasi kompetensi dasar yang diajarkan dengan segmentasi bisnis PTK. Kegiatan ini pun mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-7 pendidikan, mengingat Pendidikan merupakan salah satu faktor fundamental dalam peningkatan sumber daya manusia yang berkelanjutan.(ayu)