Logo khazanahriau.com

BI Riau Optimis Pertumbuhan Ekonomi Riau 2024 Bakal Lebih Baik

BI Riau Optimis Pertumbuhan Ekonomi Riau 2024 Bakal Lebih Baik
Kepala BI Provinsi Riau, Panji Achmad

PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM - Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau memprediksikan laju pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2024 akan meningkat dikisaran angka 4,3 hingga 4,8 persen.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BI Provinsi Riau, Panji Achmad saat bersilaturrahmi dengan sejumlah media di Pekanbaru, Jumat (16/2/2024).

Panji Achmad yang baru saja menjabat sebagai Kepala BI Riau menggantikan Muhamad Nur memaparkan kalau pada tahun 2023 lalu, pertumbuhan ekonomi Riau tumbuh solid dan berada di angka 4,21 persen. Meski pertumbuhan ekonomi Riau sedikit mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2022 lalu yakni sebesar 4,55 persen, namun PDRB Provinsi Riau berada di urutan 6 nasional.

Akan halnya pelaksanaan Pemilu 2024, dia menilai kalau pastinya memiliki dampak terhadap perekonomian dan inflasi. Panji Achmad optimis bahwa perekonomian Riau akan terus meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2023. Selain itu, inflasi Riau diprediksi tetap terkendali meski Riau sangat bergantung terhadap sejumlah daerah produsen.

"Pelaksanaan Pemilu pada tanggal 14 Februari 2024 lalu, sedikit banyak memberikan dampak positif terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi Riau. Hal tersebut, tentunya sejalan dengan pelaksanaan Pemilu pada periode sebelumnya. Selain itu, harga TBS Kelapa Sawit masih cukup stabil yang berada diangka Rp 2.658,36/Kg sehingga diharapkan dapat menopang ekonomi Riau ke depan. BI Riau memprediksikan, bahwa pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2024 nanti akan tetap membaik meski hanya tumbuh tipis dikisaran 4,3 hingga 4,8 persen," pungkasnya.

Dia juga memberikan informasi bahwa jika nanti Ibu Kota Negara (IKN) telah beroperasi maka Kantor Bank Indonesia yang kini berpusat di Jakarta juga akan ikut pindah. Karena rencananya, seluruh kantor kementerian dan lembaga serta pusat pemerintahan akan dipindah ke IKN. (*)

Berita Lainnya

Index