PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM - Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru akan membangun ruang cuci darah (Hemodialisa) dan Stroke Center tahun depan. Hal ini seiring meningkatnya jumlah pasien usai Pemko Pekanbaru menetapkan Universal Health Coverage (UHC).
"Pada tahun depan, kami sudah bekerja sama membangun ruang Hemodialisa atau cuci darah. Kami juga akan membangun stroke center di bagian belakang RSD Madani. Pusat penanganan penyakit stroke ini belum ada di Riau," kata Direktur RSD Madani Pekanbaru Dokter Arnaldo Eka Putra, Minggu (17/12/2023).
Jumlah pasien meningkat usai diresmikan program UHC. Warga Pekanbaru hanya memperlihatkan KTP dilayani secara gratis.
"RSD Madani ini merupakan rumah sakit tipe C. Bila pasien harus dirujuk, maka kami antar ke rumah sakit tipe B atau tipe A," jelas Dokter Naldo, sapaan akrabnya.
RSD Madani juga memiliki pelayanan lainnya. RSD Madani menyiapkan dua paket pelayanan Medical Check Up Dini Diabetes Melitus. Sebelum pemeriksaan kesehatan, pasien harus puasa antara 8 sampai 10 jam.
"Kami menyiapkan dua paket pelayanan Medical Check Up saat ini," ungkap Dokter Naldo.
Pertama, paket standar dengan biaya hanya Rp302.000. Paket standar ini sudah termasuk biaya administrasi, pemeriksaan gula darah (HbA1C), gula darah puasa, gula darah 2 jam puasa, pemeriksaan fisik dokter umum, serta disediakan sarapan pagi.
Sedangkan kedua merupakan paket eksekutif dengan biaya sebesar Rp397.000. Paket eksekutif juga sudah meliputi biaya administrasi, pemeriksaan gula darah (HbA1C), gula darah puasa, gula darah 2 jam puasa, pemeriksaan fisik dokter umum, sarapan pagi, plus pemeriksaan dokter spesialis mata.
"Sebelum pemeriksaan, pasien harus puasa 8 sampai 10 jam. Warga yang ingin menjalani Medical Check Up Deteksi Dini Diabetes Melitus, silahkan datang ke RSD Madani," ucap Dokter Naldo. (rim)