JAKARTA, KHAZANAHRIAU.COM -- Presiden RI Prabowo Subianto bertolak dari Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (1/7/2025) sore WIB, menuju Arab Saudi untuk membahas penyelenggaraan haji, dilanjutkan dengan lawatan ke Brasil untuk menghadiri KTT BRICS. Pesawat Kepresidenan PK-GRD yang mengangkut Presiden Prabowo beserta rombongan lepas landas sekitar pukul 15.30 WIB.
RI 1 dijadwalkan bertemu pemerintah Kerajaan Arab Saudi guna membahas tentang penyelenggaraan haji, termasuk penambahan kuota haji, serta rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi.
Dalam rangkaian lawatan kenegaraannya, RI 1 dijadwalkan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Rio de Janeiro, Brasil pada 6-8 Juli 2025. Dalam pertemuan tingkat tinggi itu, pemerintah Indonesia disebut bersiap bergabung dengan New Development Bank (NDB), bank pembangunan yang didirikan negara-negara anggota BRICS, yakni Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan.
Di Lanud Halim Perdanakusuma, Wapres Gibran Rakabuming Raka, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut melepas keberangkatan Prabowo. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut mendampingi RI 1 dalam lawatan kenegaraan itu.
Dalam kesempatan sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar telah lebih dahulu bertolak menuju Jeddah, Arab Saudi, Selasa, untuk mendampingi kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Arab Saudi. "Salah satu agendanya adalah rencana pembangunan perkampungan haji Indonesia di Makkah," kata Nasaruddin di Jakarta, Selasa.
Dalam rilis Kemenlu, Presiden RI Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi pada 1-3 Juli 2025. Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS) di Jeddah pada Rabu (2/7/2025).
Kunjungan itu menjadi kunjungan pertama kali ke Arab Saudi sejak Prabowo resmi menjabat presiden. Kunjungan kenegaraan ini dilakukan dalam rangka memperkuat kerja sama bilateral Indonesia dan Arab Saudi khususnya di sektor-sektor strategis, seperti kerja sama ekonomi dan investasi, ketahanan energi serta kerja sama peningkatan layanan bagi jamaah haji dan umrah Indonesia.
Pertemuan juga akan dimanfaatkan untuk membahas isu-isu regional dan global terkini, terutama perkembangan di kawasan Timur Tengah. Pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota MBS juga dilakukan dalam rangka pertemuan perdana Dewan Koordinasi Tertinggi (DKT) Indonesia-Arab Saudi.
DKT merupakan mekanisme bilateral tingkat tinggi yang dipimpin langsung kedua Kepala Pemerintahan untuk menyelaraskan berbagai kepentingan strategis dan memperkuat koordinasi antar kedua negara. Pembentukan DKT Indonesia-Arab Saudi disepakati kedua negara di Riyadh pada 19 Oktober 2023.
Pertemuan direncanakan akan menghasilkan beberapa deliverables dalam bentuk MoU baik antar pemerintah maupun antar pelaku bisnis.***(republika)