KHAZANAHRIAU.COM-Eskalasi perang antara Iran dan Israel semakin meningkat ditambah keterlibatan Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan lalu. Dunia pun di ambang pecahnya Perang Dunia III jika gencatan senjata tidak segera diupayakan.
Berdasarkan laporan Metro UK pada Senin (23/6/2025), ada beberapa negara yang kemungkinan 'aman' jika Perang Dunia III benar-benar terjadi nantinya. Berikut negara-negara yang bisa menjadi lokasi 'pengungsian' lantaran secara geografis dan geopolitik menjadi negara yang dinilai aman.
Antartika
Benua ini terletak di kutub selatan dari planet bumi, membuatnya menjadi salah satu daerah paling aman di dunia jika perang nuklir meletus. Antartika dinilai aman lantaran jaraknya yang sangat jauh engan negara-negara yang memiliki hulu ledak nuklir.
Dengan luar sekitar 14 juta kilometer persegi, ada beberapa wilayah yang bisa ditempati di Antartika untuk pengungsi. Namun, wilayah-wilayah itu kemungkinan akan sangat dingin dan membeku.
Islandia
Islandia selama ini menjadi negara dengan reputasi sebagai salah satu negara paling damai di dunia. Islandia selalu teratas di Indeks Perdamaian Global, tidak pernah terlibat dalam perang skala besar atau invasi.
Pemerintah Islandia telah meneken MoU dengan Ukraina, meski dukungan mereka terbatas pada pembiayaan dan transportasi. Letak geografis Islandia relatif terpencil, sehingga diperkirakan akan sangat kecil terdampak perang konvensional di Eropa. Meskipun, daratannya mungkin saja masih terdampak sebaran radiasi nuklir dalam jumlah sedikit.
Selandia Baru
Selandia Baru menempatkan diri sebagai negara di peringkat kedua di Indeks Perdamaian Global dan selalu bersikap netral dalam kebanyakan konflik. Daratan Selandia Baru juga terdiri dari pegunungan membuat warganya sangat mudah terlindungi.
Pemerintahan Kiwi menyediakan dukungan finansial untuk militer Ukraina dan membantu melawan Rusia di Mahkamah Internasional (ICJ). Namun, sangat kecil kemungkinan Selandia Baru menghadapi serangan ancaman jika Perang Dunia III pecah.
Swiss
Negara ini selalu diasosiasikan dengan sikap netral secara politik, bahkan ketika era Perang Dunia III. Wilayahnya sangat terlindungi oleh kontur alam, geografi yang dikelilingi negara daratan, dan beragam tempat perlindungan dari bahaya nuklir.
Pemerintah Swiss belum lama ini memblokir pengiriman senjata dan munisi buatan Swiss ke negara Eropa lain.
Greenland
Greenland adalah pulau terbesar di dunia yang saat ini dimiliki Denmark. Secara geografis, Greenland terpenci dan netral secara politik.
Populasi Greenland saat ini sekitar 56 ribu orang, yang artinya kemungkinan Greenland tidak menjadi target serangan negara superpower.
Indonesia
Indonesia sering mengambil sikap netral dalam isu-isu politik dunia, di mana Presiden ke-1 RI, Sukarno, menggambarkan kebijakan politik luar negeri negaranya 'bebas dan aktif'. Indonesia bersikap independen dalam konteks hubungan internasional, dan menegaskan bahwa mereka sangat peduli dengan perdamaian dunia.
Tuvalu
Tuvalu terletak di Samudera Pasifik, separuh jalan antara Hawaii dan Australia. Negara ini hanya berpenduduk 11 ribu orang dan memiliki infrasturktur yang lemah. Tuvalu juga memiliki sumber daya alam yang terbatas, yang artinya negara ini kemungkinan tidak menarik bagi negara penyerang.
Argentina
Meski Argentina dalam sejarahnya beberapa kali terlibat perang, yang paling terkenal adalah Perang Falklands pada 1982. Argentina juga negara yang dikenal berhasil selamat dari bencana kelaparan.
Argentina dikenal memiliki stok pangan berlimpah termasuk gandum, yang artinya jika debu nuklir akan menutup sinar Matahari masuk ke bumi, warga Argentina akan memiliki stok makanan yang cukup.
Bhutan
Pada 1971 setelah bergabung ke PBB, Bhutan mendeklarasikan diri sebagai negara netral terkait konflik apapun di dunia. Bhutan juga negara yang dikelilingi daratan dan kawasan pegunungan, membuat mereka mudah untuk mempertahankan wilayahnya.
Cile
Negara dengan panjang 4.000 mil daratan di tepi pantai ini kira-kira luasnya berjarak antara Moskow dan Madrid di Eropa. Cile juga menjadi rumah dari beragam bahan makanan dan sumber daya alam. Infrastruktur Cile dan pengembangnya dinilai sebagai salah satu yang maju di Amerika Selatan.
Fiji
Negara Pulau ini berjarak 2.700 mil dari Australia. Fiji hanya memiliki 6.000 tentara saat ini. Ranking Fiji terbilang tinggi di Indeks Perdamaian Global. Kebanyakan dari wilayah di Fiji adalah hutan yang rimbun, danau, dan titik memancing.
Afrika Selatan
Afrika Selatan adalah tempat dari beragam sumber makanan, tanah yang subur, udara segara, yang membuat upaya penyelamatan mudah. Infrastruktur modern Afrika Selatan juga memperbesar peluang selamat lantaran sumber-sumber alam itu terkelola dengan baik.***(republika)