Logo khazanahriau.com

Berburu Lailatul Qadar Lewat Itikaf pada Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan

Berburu Lailatul Qadar Lewat Itikaf pada Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan
ilustrasi, internet

KHAZANAHRIAU.COM- Ramadhan akan segera berakhir. Memasuki sepuluh malam hari terakhir Ramadhan ini umat Islam pun dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Rasulullah SAW juga meningkatkan ibadahnya pada waktu-waktu yang penuh berkah ini. 

"Dari Aisyah ra, ia berkata: “Nabi Muhammad saw apabila memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, maka beliau mengencangkan ikatan sarungnya, menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya.” (HR Bukhari).

Hadis ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW benar-benar memanfaatkan momen ini dengan ibadah yang lebih khusyuk, termasuk memperbanyak shalat malam, tilawah Alquran, doa, dan dzikir. 

Dengan meningkatkan ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadhan ini, umat Islam berharap dapat meraih Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dalam Alquran, Allah SWT berfirman: 

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS Al-Qadr ayat 1-5).

Dari ayat ini telah jelas bahwa Lailatul Qadar memiliki keutamaan luar biasa. Siapa yang beribadah di malam ini dengan penuh keimanan dan harapan kepada Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni. 

Rasulullah SAW bersabda:  “Barang siapa yang menghidupkan Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Meskipun tanggal pastinya tidak diketahui, Rasulullah SAW menganjurkan untuk mencarinya di malam-malam ganjil pada 10 hari terakhir Ramadan, yaitu malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29.  

“Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.” (HR Bukhari)

Salah satu cara terbaik untuk meraih keutamaan malam Lailatul Qadar ini adalah dengan i’tikaf, yaitu berdiam diri di masjid untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.  

Rasulullah SAW selalu melakukan i’tikaf di 10 hari terakhir Ramadan. Dalam hadis riwayat Aisyah radhiyallahu 'anha disebutkan:  

“Bahwa Nabi SAW beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan sampai Allah mewafatkan beliau, kemudian istri-istri beliau (tetap) beri’tikaf sepeninggal beliau..".

Lalu amalan apa saja yang dianjurkan dalam I’tikaf? 

Bagi yang beri’tikaf, waktu yang dimanfaatkan di masjid sebaiknya diisi dengan ibadah seperti:  

1. Sholat malam (Qiyamul Lail, seperti memperbanyak shalat tahajud dan witir.  

2. Membaca dan merenungi Alquran. Mengkhatamkan atau memperbanyak tilawah.  

3. Berdoa dan berdzikir. Memohon ampunan dan keberkahan kepada Allah. 

4. Memperbanyak istighfar dan doa, terutama doa yang diajarkan Nabi.

Itulah beberapa amalan yang dapat dilakukan di 10 malam terakhir Ramadhan. Dengan menghidupkan malam-malamnya dan beri’tikaf di masjid, kita bisa mendekatkan diri kepada Allah dan berpeluang mendapatkan Lailatul Qadar.

Jangan sia-siakan kesempatan ini, karena kita tidak tahu apakah masih bisa bertemu Ramadhan berikutnya. Semoga Allah menerima amal ibadah kita dan mempertemukan kita dengan Lailatul Qadar. Aamiin.***(Republika)

Berita Lainnya

Index