Hebohkan Warga Desa Bekawan Luar, Nelayan Temukan Belasan Perahu Hanyut di Laut


Selasa, 06 Agustus 2024
Hebohkan Warga Desa Bekawan Luar,  Nelayan Temukan Belasan Perahu Hanyut di Laut

INDRAGIRI HILIR, KHAZANAHRIAU.COM-Warga Desa Bekawan Luar Kecamatan Mandah Kabupaten Indragiri Hilir heboh, para nelayan temukan belasan perahu sampan hanyut di tengah laut. 

Belasan perahu sampan ini, ditemukan oleh para nelayan desa setempat ketika mencari ikan di laut. Pada Senin pagi (5/8/2024) lalu dibawa ke Desa Bekawan untuk diamankan sampai pemiliknya datang mencari. 

Salah seorang warga Desa Bekawan, Edo mengatakan bahwa saat ini ada sekitar 16 unit perahu sampan yang ditemukan para nelayan hanyut di laut, saat pemilikmya sudah diketahui rencana mereka akan datang mengambil perahunya. 

"Informasinya, penggandeng perahu sampan ini warga Belaras dan mau digandeng ke daerah Kateman. Namun di tengah jalan tali gandengnya putus dan perahu sampannya hanyut di tengah laut," ujar Edo ketika dihubungi wartawan, seperti dikutip dari riauterkini. 

Kemudian di tempat terpisah, Hendri warga Desa Belaras ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa ia yang menggandeng perahu sampan tersebut. Menurutnya perahu yang digandeng ada sekitar 60 unit dan diperkirakan yang hanyut putus sekitar 19 unit. 

"Perahu sampan ini kita gandeng dari Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka. Rencananya mau, kita bawa ke Desa Teluk Bakau dan Desa Aice Kecamatan Kateman pada Subuh kemarin. Namun sesampai Pulau Cawan angin kencang dan arus kuat, kita berlabuh. Tetapi karna arus cukup kuat talinya putus dan perahu hanyut," akui Hendri. 

Dijelaskannya juga bahwa ia mengetahui dan baru menyadari kalau perahu sampannya itu hilang, ketika ia menghitung ketika tali gandeng perahu tersebut putus dan ada 19 unit yang hilang dari unit yang digandengnya. 

"Untuk saat ini, kita telah mengetahui kalau perahu sampan itu telah ditemui oleh para nelayan Bekawan. Rencana kita ambil kembali tentunya dengan memberikan imbalan kepada yang menemuinya dan kita juga telah berkoordinasi kepada pemiliknya, kalau saya ini hanya sekedar mengambil upah menggandeng saja," jelasnya. ***