Wakapolda Riau, Brigjen Pol K Rahmadi ketika meresmikan Pendidikan Bintara Polri Gelombang II tahun 2023 di SPN Polda Riau. (Foto: Polda Riau) PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM ? Sebanyak 301 calon siswa (Casis)Polri Gelombang II mengikuti upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang II TA 2023 di SPN Polda Riau, Jalan Lintas Pekanbaru-Bangkinang, Selasa (25/7/2023) pagi yang dipimpin Wakapolda Riau, Brigjen Pol K Rahmadi.
Acara yang dilaksanakan di lapangan apel SPN Polda Riau dihadiri Kepala SPN Polda Riau, Pejabat Utama Polda Riau, Personil SPN, Bhayangkari Polda Riau, Seluruh Kapolres Jajaran Polda Riau, serta Forkopimda Riau.
Wakapolda Riau, Brigjen Pol K Rahmadi, dalam apel tersebut membacakan amanat Kalemdiklat Polri, yang mengucapkan Selamat atas keberhasilan siswa yang telah lulus seleksi dan ditetapkan menjadi peserta didik pada program pendidikan pembentukan Bintara dan Tamtama Polri Gel II TA 2023.
?Keberhasilan yang saudara raih ini merupakan berkah dan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa. Program Pendidikan Pembentukan Bintara dan Tamtama Polri pada Tahun Anggaran 2023 dilaksanakan dengan dua gelombang yaitu dengan lama pendidikan selama 5 bulan yang diselenggarakan secara serentak di seluruh SPN Se-Indonesia,? kata Wakapolda.
Semua peserta didik sebanyak 15.429 orang yang terdiri dari Bintara Tugas Umum sebanyak 12.580 orang, Bintara Brimob 500 orang, Bintara Polair 100 orang, Bintara Polwan 649 Orang,Tamtama Brimob 1.500 Orang dan Tamtama Polair 100 Orang.
"Kehadiran dan kemampuan dan prilaku saudara di lapangan akan menentukan wajah Polri dan tingkat kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu pendidikan ini harus dirancang dengan mengutamakan kualitas dan memberikan porsi pembelajaran yang lebih besar kepada praktik kerja lapangan dan pembentukan karakter Kebhayangkaraan,? ungkap Brigjen Rahmadi.
Hakekatnya pendidikan Polri tidak saja untuk memberikan ilmu pengetahuan untuk kecerdasan dan keterampilan, namun lebih dari itu untuk membentuk polisi yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
?Dengan demikian penekanan utama pada pendidikan kurikulum Pendidikan difokuskan pada Aspek Karakter dengan penekanan pembentukan etika dan moral,? katanya. (**/rls)