PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM-Sejak akhir pekan lalu, BBKSDA Riau bersama DLHK Pelalawan sudah memulai proses translokasi 2 ekor gajah liar yang berada di perkebunan sawit warga Desa Mekar Jaya Pelelawan. <br><br>
Pada proses translokasi yang dibantu 3 ekor gajah latih tersebut, satu dari dua ekor gajah liar berhasil di tembak bius. Sedangkan satu ekor lagi berhasil melarikan diri.<br><br>
Terkait hal itu, Kabag TU BBKSDA Riau, Hartono, Selasa (30/1/24) membenarkan hal itu. Menurutnya gajah dewasa bujang tersebut sering kali berpindah tempat.<br><br>
"Sampai saat ini gajahnya masih di upayakan untuk ditembak bius. Tapi keberadaannya selalu berpindah pindah. Dari 1 tempat ke tempat yang lain," terang Hartono.<br><br>
Menurutnya, dengan keberadaan gajah liar yang berpindah pindah tersebut, menyulitkan tim untuk melakukan tembakan bius. <br><br>
Informasi di lapangan menyebutkan, bahwa setelah berhasil melarikan diri dari tim BBKSDA Riau, gajah tersebut sempat terlihat di desa Makmur Pelalawan. Tepatnya di kebun sawit warga kelompok tani Murai.*(H-we)