269 Jemaah Kloter Terakhir Diberangkatkan


Ahad, 10 Mei 2026
269 Jemaah Kloter Terakhir Diberangkatkan Pelepasan Jemaah terakhir Kloter 18 Propinsi Riau

PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM - Jemaah haji Kloter BTH 18 sebanyak 269 orang jemaah dan petugas mengakhiri proses keberangkatan jemaah haji Provinsi Riau musim haji 1447 H/2026 M. Jemaah Provinsi Riau yang bergabung dengan Jemaah dari Provinsi Kalimantan Barat diberangkatkan , Minggu (10/5/27) pukul 07.25 Wib dan akan tiba di Jeddah Pukul 12.50 WAS dengan pesawat saudi airlines SV 5399.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon mengatakan, jemaah haji Provinsi Riau yang tergabung dalam Kloter BTH 18 telah diberangkatkan menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi, pada keberangkatan gelombang kedua ini jemaah langsung menggunakan ihram dan akan menuju Kota Makkah Al Mukarramah untuk melaksanakan umrah wajib.

“Dengan diberangkatkannya jemaah haji Provinsi Riau pada Kloter BTH 18 ini, maka berakhir sudah proses keberangkatan jemaah haji Provinsi Riau tahun 1447 Hijriah. Sementara untuk jemaah yang sedang dirawat di rumah sakit Batam, jika kondisinya sudah dikategorikan layak terbang maka akan diberangkatkan pada kloter berikutnya sampai batas akhir keberangkatan jemaah haji Embarkasi Batam,” ujar Defizon.

Defizon menjelaskan, 269 jemaah dan petugas pada Kloter BTH 18 terdiri dari 265 orang jemaah haji, 1 orang Petugas Haji Daerah (PHD), dan 3 orang petugas kloter. Pada kloter ini terdapat 2 orang jemaah dan 1 orang pendamping yang mengalami penundaan keberangkatan karena sakit.

Selain itu, terdapat jemaah mutasi masuk sebanyak 9 orang, terdiri dari 1 orang dari Kloter BTH-7 asal Indragiri Hilir, 2 orang dari Kloter BTH-8 asal Kuantan Singingi, dan 6 orang dari Kloter BTH-12 yakni 2 orang asal Rokan Hulu dan 4 orang asal Siak.

Lebih lanjut Defizon menyampaikan, jumlah jemaah haji Riau yang telah diberangkatkan hingga 10 Mei 2026 berjumlah 4.691 orang jemaah dan petugas. Jumlah tersebut terdiri dari 4.622 orang jemaah haji, 21 orang PHD, 5 orang pembimbing KBIHU, dan 43 orang petugas kloter.

Sementara itu, jemaah yang mengalami tunda atau batal berangkat karena dirawat di Batam berjumlah 3 orang, dengan 1 orang pendamping. Sedangkan yang pulang ke daerah tercatat sebanyak 12 orang, terdiri dari 5 orang sakit, 1 orang wafat, 1 orang hamil, dan 5 orang pendamping. Selain itu, terdapat 2 orang sakit di daerah dan 1 orang wafat di daerah.

Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau terus mendoakan seluruh jemaah haji asal Riau senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjalankan ibadah, serta memperoleh haji yang mabrur.

"Kita menghimbau, jamaah haji yang sudah berada di Arab Saudi agar mematuhi ketentuan yang berlaku di negara tersebut, serta ikuti seluruh arahan yang  disampaikan oleh petugas,"pungkasnya.(ReR)