Siswa MAN 1 Pekanbaru Raih LoA dari National University of Singapore


Jumat, 08 Mei 2026
Siswa MAN 1 Pekanbaru Raih LoA dari National University of Singapore Ananda Rafif Adinata Ramadhan

PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan. Ananda Rafif Adinata Ramadhan resmi menerima Letter of Admission (LoA) atau surat penerimaan dari National University of Singapore (NUS) untuk tahun akademik 2026 pada program Humanities and Sciences dengan pilihan jurusan utama (preferred major) Geography. Sebelumnya ananda juga sudah diterima di Canterbury university new Zealand dan IUP UGM (International Undergraduate Program). 8/5/2026.

Penerimaan ini menjadi pencapaian istimewa mengingat NUS dikenal sebagai salah satu universitas terbaik di Asia bahkan dunia. Dalam surat resminya, pihak universitas menyampaikan keyakinan bahwa Rafif memiliki potensi akademik dan pribadi yang mampu memberikan kontribusi berharga bagi komunitas kampus internasional tersebut.

“Ini bukan hanya tentang diterima di kampus besar, tetapi tentang keberanian untuk bermimpi lebih jauh dan membuktikan bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing di level global,” ungkap Rafif penuh syukur.

Program Humanities and Sciences di NUS sendiri dikenal memiliki pendekatan pembelajaran lintas disiplin yang mendorong mahasiswa berpikir kritis, mengintegrasikan berbagai ilmu pengetahuan, serta membangun keterampilan masa depan yang relevan dengan perkembangan dunia kerja global.

Dalam surat penerimaan tersebut, NUS juga menegaskan komitmennya untuk menjadi “jembatan” antara dunia akademik dan dunia profesional, sekaligus mendampingi mahasiswa dalam membangun jalur pembelajaran yang sesuai dengan potensi dan minat mereka.

Kepala Madarsah Norerlinda MPd juga menyampaikan rasa syukur dan bangga akan prestasi ini.

“Kami merasa bangga atas capaian Ananda Rafif Adinata Ramadhan yang berhasil memperoleh Letter of Admission dari National University of Singapore. Ini bukan sekadar prestasi pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bahwa peserta didik Indonesia mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di tingkat internasional. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus belajar, berani bermimpi besar, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan global,” ujar Kepala Madrasah.

Prestasi Rafif menjadi inspirasi bagi banyak pelajar bahwa kesempatan besar dapat diraih melalui konsistensi belajar, keberanian mencoba, dan semangat untuk terus berkembang. Di tengah persaingan pendidikan internasional yang semakin ketat, kabar ini menjadi bukti bahwa anak muda Indonesia mampu menembus panggung dunia.

“Kadang mimpi terasa jauh, tapi hari ini saya belajar bahwa usaha kecil yang dilakukan setiap hari ternyata bisa membawa kita sampai ke tempat yang dulu hanya berani dibayangkan,” tutup Rafif. (*)