Puncak Semarak Ramadan

UMRI Gelar Tabligh Akbar dan Santuni 1.500 Dhuafa


Sabtu, 14 Maret 2026
UMRI Gelar Tabligh Akbar dan Santuni 1.500 Dhuafa Rektor UMRI Saidul Amin saat memberikan sambutan dalam kegiatan puncak semarak ramadan dan Tabligh Akbar, Jumat (13/3) di Halaman Kampus UMRI Pekanbaru

PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM - Semarak ramadan 1447 H, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar acara puncak Tabligh Akbar dan penyerahan santunan 1.500 dhuafa bekerjasama dengan BAZNAS Riau, Jumat (13/03). Kegiatan Ini merupakan rangkaian kegiatan Ramadhan Ceria UMRI, sekaligus pemberian hadiah kepada pemenang Lomba Al Islam kemuhammadiyahan (AIK) dan pemenang lomba Musabaqoh Hifzil Qur'an (MHQ) Internasional UMRI.

Tabligh Akbar ramadan tersebut dihadiri oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, Staf Kementerian Koperasi dan UMKM,  Koko Herdianto dan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hajriyanto Y. Thohari. Selain itu, juga hadir Ketua BAZNAS Provinsi Riau, Masriadi Hasan, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau, Hendri Sayuti, para donatur santunan dhuafa,  Saleh Djasit dan H. Lawanis, Ketua BPH UMRI, HM Nazir Karim dan segenap civitas akademika UMRI.

Dalam sambutannya Rektor UMRI, Saidul Amin melaporkan bahwa UMRI kini sudah berusia 17 tahun dengan mahasiswa lebih kurang 14 ribu orang. UMRI memiliki 9 fakultas dan 30 program studi yang di antaranya sudah mendapat predikat Unggul. Saidul juga menyampaikan, acara Ramadhan Ceria ini merupakan kegiatan tahunan yang di dalamnya banyak agenda.

"Kegiatan ini tidak hanya memberikan santunan kepada 1.500 dhuafa, namun UMRI juga melaksanakan MHQ Internasional yang diikuti 11 negara dengan 93 peserta," ucapnya.

Di sela kegiatan tersebut, juga di-launching Koperasi Syariah Majelis Ulama Indonesia Provinsi Riau. Untuk diketahui, selain rektor, Saidul Amin sekaligus menjabat Ketua MUI Provinsi Riau.

Staf Kementerian Koperasi dan UMKM, Koko Hardianto memberikan apresiasi kepada UMRI yang merupakan bagian syiar Islam sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Hal ini sejalan dengan semangat koperasi, yang mengusung asas kebersamaan dan gotong royong.

"Koperasi diharapkan akan berjalan secara profesional saling menguatkan dan memberdayakan," ucap Koko.

Ia menambahkan, adanya Koperasi Syariah MUI diharapkan menjadi penggerak dan kakak asuh bagi Koperasi Desa kelurahan Merah Putih di Provinsi Riau yang telah menjadi program unggulan Presiden Republik Indonesia.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan bahwa UMRI merupakan mitra strategis bagi pemerintah provinsi Riau dalam mencetak Sumber Daya Manusia yang unggul untuk masa depan Riau.

Pemerintah Riau, kata dia, telah menyiapkan anggaran beasiswa sebesar Rp 62 miliar bagi anak-anak Riau yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Itu, katanya, bentuk komitmen pemerintah Riau mendukung dunia pendidikan dan meningkatkan kualitas sumberdaya Manusia.

"Dari jumlah tersebut, Universitas Muhammadiyah Riau mendapatkan alokasi sebesar Rp 7,1 miliar," ucapnya.

Sementara itu dalam tausyiyah sebelum berbuka yang disampaikan oleh Drs. H. Hajriyanto Y. Thohari,MA yang pernah menjadi Duta Besar Indonesia untuk Lebanon dirinya sangat berbangga UMRI berkembang sedemikian cepat di bawah dukungan internal warga persyarikatan Muhammadiyah dan bantuan Pemerintah Riau.

Dalam tausiyahnya menyampaikan makna dari surat Muhammad yang sejalan dengan semangat Muhammadiyah selalu memberikan manfaat bagi seluruh umat tidak hanya warganya namun juga untuk nonmuslim.

"Amal usaha Muhammadiyah ada universitas dan juga rumah sakit siapa saja mendapatkan pelayanan yang sama tidak membeda-bedakan agama dan partainya," kata dia.

Hajriyanto mengatakan, Muhammadiyah memiliki semangat pluralisme dan toleransi serta keterbukaan.

"Terbukti di Universitas Muhammadiyah Sorong di Papua Barat 82 persen mahasiswanya beragama Kristen," tutupnya. (ReR/KhZ)