Panglima Pucuk DPP LLMB Provinsi LLMB Riau & Kepri, Dt. Besar Ismail Amir, S.H.,M.H PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM - Sejumlah agenda tengah disiapkan jelang pelaksanaan Hari Lahir (Harlah) Lembaga Laskar melayu Bersatu (LLMB) LLMB Riau & Kepri ke-24 yang rencananya akan digelar pada tanggal 30 Agustus 2025 mendatang di Hotel Pangeran Pekanbaru.
Perayaan harlah kali ini, LLM akan mengundang seluruh kepala daerah yang ada di Riau melalui Panglima kabupaten dan kota masing-masing, nantinya sebelum kegiatan dimulai akan dilakukan konvoi kendaraan laskar-laskar LLMB yang akan start dari Purna MTQ Riau menuju Hotel Pangeran.
Panglima Pucuk DPP LLMB Provinsi LLMB Riau & Kepri, Dt. Besar Ismail Amir, S.H.,M.H kepada media ini menjelaskan kopsep harlah tahun ini tak jauh berbeda dengan sebelumnya, namun ada beberapa agenda dan komitmen yang akan disampaikan dalam pelaksanaan harlah nantinya.
"Kalau tahun lalu bertepatan dengan pelaksanaan Pemilu serentak 2025, maka tahun ini kita di LLMB punya beberapa hal yang nantinya akan kita sampaikan pada saat harlah nanti berlangsung," ujarnya, Kamis (24/7/2025).
Ada pun beberapa hal yang dimaksud oleh Panglima Pucuk antara lain, LLMB LLMB Riau & Kepri dengan tegas menyampaikan pernyataan sikap akan mendukung penuh keberadaan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan yang terbit pada tanggal 21 Januari 2025 lalu.
"Kami mendukung upaya pengembalian kawasan hutan yang telah disalahgunakan ke fungsi aslinya sehingga ekosistem alam Riau bisa tetap terjaga dengan baik," tegasnya.
Selain itu, LLMB Riau & Kepri juga mendukung penuh kebijakan pemerintah pengelolaan kebun sawit yang berada di sekitar kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) kepada BUMN PT Agrinas Nusantara. Langkah ini disebutnya sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk memadukan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. skema kerja sama yang telah dirancang melibatkan sinergi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
"Berdasarkan data dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid yang mengungkapkan bahwa 48 persen dari 55,9 juta hektar lahan bersertifikat di Indonesia dikuasai oleh 60 keluarga saja," tambah Panglima Pucuk.
Menurutnya juga, selama ini masalah pertanahan di Riau khsusunya tak pernah usai, sehingga ini juga jadi alasan LLMB Riau & mendukung upaya-upaya satgas PKH dan pemerintah dalam menertibkan lahan tersebut.
Selanjutnya, kata Panglima Pucuk, LLMB Riau & Kepri juga menyatakan dukung penuh terhadap program ketahanan pangan yang digagas oleh Presiden Prabowo, pangan memang manjadi masalah serius yang harus mendapat perhatian dari pemerintah.
"Selanjutnya, yang paling dekat sebelum harlah adalah LLMB Riau & Kepri akan turun langsung bersama dengan Front Pembela BUMI Lancang Kuning dan elemen masyarakat dan simpul-simpul organisasi lainnya menggelar seruan aksi bela Palestina dengan tema “Sejuta Cinta Untuk Pelastina”. Rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2025 mendatang di Pekanbaru.
"Aksi Amal ini bertujuan untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian masyarakat terhadap rakyat Palestina yang sedang mengalami Penindasan oleh zionis Israel selama bertahan-tahun lamanya," ujarnya.
Panglima Pucuk berharap dan meminta doa masyarakat, kiranya nanti kegiatan Harlah LLMB ke-24 bisa berjalan dengan lancar dengan mendapat dukungan dari semua pihak dari awal hingga akhir kegiatan. (*)