Tas Ransel Armuzna Jamaah Haji Dilarang Masuk Kabin dan Bagasi Pesawat


Sabtu, 14 Juni 2025
Tas Ransel Armuzna Jamaah Haji Dilarang Masuk Kabin dan Bagasi Pesawat

MAKKAH, KHAZANAHRIAU.COM — Operasional penyelenggaraan haji saat ini memasuki fase pemulangan. Tercatat 8.826 jamaah haji telah tiba di Tanah Air.  Pada Jumat, 13 Juni 2025  terdapat18 kelompok terbang yang kembali ke Tanah Air dengan jumlah jamaah dan petugas sebanyak 7.115 orang. 

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengingatkan ke jamaah agar dilarang membawa tas ransel Armuzna yang berisi barang bawaan ke dalam kabin maupun bagasi pesawat. 

“Tas ini hanya untuk keperluan di Tanah Suci, bukan sebagai tas bawaan ke Tanah Air. Jika ingin dibawa, tas Armuzna bisa dilipat dan dimasukkan kembali ke koper,” terang Kepala Seksi Media Center Haji (MCH) Makkah Dodo Murtado di Makkah, Jumat (13/6/2025).

Dodo mengingatkan tas/koper yang boleh dibawa oleh jamaah ke kabin pesawat hanya koper kabin, dan tas paspor yang berisi dokumen penting. Selain itu, jamaah tidak diperkenankan membawa tas atau barang lainnya.

Dodo juga menyampaikan, bahwa pada Jumat ini, Bus Shalawat kembali beroperasi pukul 14.00 Waktu Arab Saudi, setelah sebelumya dihentikan sementara operasionalnya mulai pukul 06.00 WAS.

“Berdasarkan ketetapan otoritas Masjidil Haram, operasional bus salawat yang melayani jamaah dari hotel ke Masjidil Haram dihentikan sementara mulai pukul 06.00 WAS dan kembali beroperasi pukul 14.00 waktu setempat,” ujar Dodo.

Dodo menjelaskan pelayanan jamaah haji selain di Tanah Suci, juga dilakukan di 14 asrama haji di Tanah Air. Layanan di asrama haji dilakukan sejak fase pemberangkatan hingga pemulangan jamaah. Ke 14 embarkasi tersebut yaitu; Asrama Haji Aceh, Medan, Padang, Batam, Palembang, Jakarta Pondok Gede, Bekasi, Indramayu, Solo, Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan, Lombok dan asrama haji Makassar. 

Pada fase kepulangan jamaah haji indonesia dari Tanah Suci, 14 asrama haji yang digunakan sebagai embarkasi/debarkasi telah menyiapkan layanan kedatangan para jamaah. Setelah acara pelepasan jamaah haji untuk pulang ke daerah masing-masing, petugas haji dari bidang kesehatan akan menjelaskan terkait masa berlaku kartu kesehatan dilanjutkan penyerahan paspor dan air Zamzam.

“Setiap jamaah memperoleh lima liter air Zamzam yang diberikan secara langsung kepada jamaah haji atau panitia haji dari daerah,” ujar Dodo. 

“Bagi jamaah haji yang tidak langsung pulang ke rumah atau menunggu jemputan keluarga, jamaah  bisa menginap selama satu malam di asrama haji bila diperlukan,” lanjutnya. 

Ia menambahkan, jamaah haji  mendapat snack selamat datang saat tiba di asrama haji. Asrama haji juga menyiapkan bus untuk membawa jamaah haji dari bandara ke asrama haji, serta menyiapkan ambulans dan minibus untuk membawa jamaah sakit, lansia, atau disabilitas. “Termasuk menyiapkan truk untuk membawa koper bagasi jamaah haji,” tambahnya. ***(republika)