Beda Waktu Sholat Isyraq dan Sholat Dhuha Menurut Imam Al Ghazali


Rabu, 26 Maret 2025
Beda Waktu Sholat Isyraq dan Sholat Dhuha Menurut Imam Al Ghazali

KHAZANAHRIAU.COM-Pagi diyakini menjadi waktu dimana datangnya banyak keberkahan yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya. Maka dari itu, salah satu ibadah yang disunahkan adalah mengerjakan sholat sunah Isyraq dan sholat sunah Dhuha. 

Imam Al Ghazali dalam kitab Bidayatul Hidayah menjelaskan bahwa setelah sholat Subuh hingga matahari terbit dilarang bagi seorang Muslim melakukan sholat sunah. 

Namun demikian, ketika telah terbit matahari setinggi galah yakni setelah matahari terbit dan telah naik satu tombak (tujuh hasta atau 2,5 meter) sebagaimana awal waktu shalat Dhuha maka dianjurkan untuk melaksanakan sholat sunah dua rakaat yakni sholat Isyraq. 

Ketika telah keluar matahari dan telah tinggi kira-kira setinggi galah maka sholatlah dua rakaat (sholat isyraq), dan itu dilakukan ketika setelah hilang waktu larangan sholat. Maka sholat sunah itu dilarang sejak setelah sholat fardhu Subuh sampai setinggi galah.

Setelah memasuki waktu Dhuha, maka disunahkan untuk melakukan sholat sunah Dhuha baik sebanyak empat rakaat, enam rakaat ataupun delapan rakaat. Di mana pelaksanaannya dikerjakan dua rakaat dua rakaat.  

Ketika telah masuk dhuha waktu siang, telah lewat dari waktu siang hampir seperempatnya maka sholat dhuha lah empat rakaat, atau enam rakaat, atau delapan rakaat.

Caranya dua rakaat, dua rakaat. Maka sudah diriwayatkan semuanya dari Rasulullah SAW. Sholat sunah itu baik semuanya, maka barangsiapa orang yang mengharap maka perbanyak sholat sunah dan siapa yang ingin menyedikitkan maka sedikitlah.***(republika)