Diduga dari Puntung Rokok Pemancing, Babinsa Koramil 0321-05/RM Padamkan Karhutla di Bangko Bakti

Ahad, 28 Juli 2024 | 08:27:00 WIB

BANGKO PUSAKO, KHAZANAHRIAU.COM - Babinsa Koramil 0321-05/RM Serda Sugianto Bersama masyarakat berjibaku Melaksanakan Pemadaman dan Pendinginan Karhutla Hari di Wilayah Kepenghuluan Bangko Bakti Dusun Balam Timur Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rohil pada titik Coordinat N 1°35'.45" E 100°44'31" Kemarin.

Selain Babinsa turut ikut dalam melakukan pemadaman aparat Desa, 
Masyarakat Peduli Api ( MPA)  dan Masyarakat melaksanakan Pemadaman Karlahut.

Dandim 0321 / Rohil Letkol kav Nugraha Yudha prawiranegara s.ip saat dikompirmasi melalui Danramil 05/ RM Kapten Arh Iswandi Sikumbang didampingi Batuut Serma Paijo dan Babinsa Bangko Bakti Minggu  (28/7/2024) membenarkan pihaknya pada Selasa -  Kamis (23 - 25 /7/2024) kemarin melakukan Pemadaman Karhutla diwilayah Koramil 05 / RM tepatnya di Dusun Balam Timur Kepenghuluan Bangko Bakti Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rohil di wilayah Koramil 05/RM.

"Dari hasil pemadaman Babinsa kemarin api kelihatan sudah membesar dan diperkirakan karena puntung rokok dari pemancing sehingga memicu terjadinya kebakaran. Yang terbakar sekitar 2 Ha," Kata Danramil.

Dikatakan Danramil pihaknya mendengar informasi kebakaran di kebun sawit berupa semak belukar langsung berkoordinasi dengan Masyarakat Peduli Api (MPA) dalam membantu percepatan pemadaman api. Api dapat dipadamkan dan menyisakan asap pada belukar.

Adapun tindakan yang langsung dilakukan kata Danramil lagi melaksanakan pemadaman dan Pendinginan di lokasi lahan Terbakar dengan menerjunkan personel TNI sebanyak  1 orang, Aparatur pemerintah Kepenghuluan  10 orang, MPA 2 orang serta masyarakat 15 orang.

Menekankan kepada Penghulu, Kadus dan RT/RW Meningkatkan patroli, beserta pelangsir buah sawit agar membuang puntung rokok tidak sembarangan

"Kami menghimbau masyarakat pada saat kemarau seperti saat ini diharapkan untuk tidak melakukan aktifitas pembakaran lahan karena sangat membahayakan dan merugikan semua. Sementara sumber api masih dalam penyelidikan," himbau Kapten Arh Iswandi seraya mengatakan hari ini masih melakukan pemantauan pemadaman. (Jon)

Terkini