Investor Pasar Modal di Riau Capai 711.432

Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:00:00 WIB

PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM - Hingga Agustus 2026 jumlah investor pasar modal di Riau mencapai 711.432. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya 2025 hanya 380.482 investor. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Riau, Emon Sulaeman, Selasa (27/10) di Pekanbaru. Dikatakannya, bahwa pertumbuhan jumlah investor tersebut mendekati 100 persen. "Kita optimistis hingga akhir tahun 2026, pertumbuhan investor pasar modal di Riau dapat melampaui 100 persen,” ujarnya. 

Selain pertumbuhan jumlah investor, lanjut Emon, perkembangan transaksi di pasar modal Riau juga dinilai masih sesuai target. Emon menyebut capaian transaksi tersebut masih berpeluang mencatat pertumbuhan hingga 100 persen. Menurutnya, peningkatan ini tidak terlepas dari upaya edukasi dan sosialisasi yang terus digencarkan BEI.

“Tahun ini kegiatan aktivasi pasar modal ditingkatkan dibandingkan sebelumnya sehingga diharapkan mampu mendorong aktivitas transaksi sekaligus memperluas partisipasi masyarakat,” paparnya.

Emon menjelaskan, kegiatan BEI tidak hanya menyasar masyarakat yang telah memiliki kemampuan finansial untuk berinvestasi. Edukasi juga diperluas kepada kalangan mahasiswa melalui berbagai kegiatan di galeri investasi.

“Kita tidak hanya menggarap pasar yang punya uang. Jadi, mulai dari mahasiswa juga sudah kita gencarkan melalui kegiatan-kegiatan di galeri investasi,” sebut Emon.

Melalui langkah tersebut, BEI berharap semakin banyak investor muda yang masuk ke pasar modal dengan bekal pengetahuan yang memadai. Menurut Emon, pemahaman mengenai investasi menjadi hal penting agar investor mampu mengenali risiko sebelum mengambil keputusan.

Meski begitu, Emon mengingatkan, investasi saham memiliki risiko, salah satunya akibat fluktuasi harga. Karena itu, investor perlu membekali diri dengan informasi yang cukup dan tepat agar keputusan yang diambil didasarkan pada pertimbangan matang.

“Harapannya muncul investor-investor muda dengan modal pengetahuan yang cukup. Karena dengan pengetahuan yang dimiliki, tentu risiko yang ada bisa berkurang,” tutur Emon.

Terkini