Peran Penting Dua Pertiwi Pertamina, Dukung Ketahanan Energi Melalui MNK Blok Rokan

Senin, 18 September 2023 | 06:31:00 WIB
Peran Penting Dua Pertiwi Pertamina, Dukung Ketahanan Energi Lewat MNK Blok Rokan. (Dok.PHR)

JAKARTA, KHAZANAHRIAU.COM - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan kembali menegaskan komitmen dalam menerapkan keberagaman dan inklusifitas. Dalam industri migas, selain terkenal dengan dunia kerja yang maskulin, ternyata perempuan juga memainkan peran penting.

Komitmen PHR WK Rokan ini membuat perempuan juga mendapatkan porsi yang sama untuk berkontribusi terhadap ketahanan energi bagi negeri. Seperti halnya Hapsari Wahyu Kusumaningsih dan Ajeng Restu Fairuz.

Dua Pertiwi PHR WK Rokan ini membuktikan bahwa perempuan juga mampu dalam berkontribusi dunia migas.

Dalam proyek Migas Non Konvensional (MNK) Lapangan Gulamo, Hapsari dan Ajeng punya peran yang cukup strategis.

Hapsari, merupakan salah satu tim eksplorasi yang memimpin akuisisi data sumur migas tak biasa tersebut, jabatannya adalah Senior Petrophysics Applied Reservoir Management.

Sementara itu, Ajeng bertugas sebagai Drilling Site Representative yang mengkoordinasikan proses pemboran di area MNK Gulamo.

Pada Jumat (15/9/2023) siang, mereka berdua tampak sibuk mendampingi dan menyiapkan kunjungan Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero), Alfian Nasution dan rombongan.

Hal ini menjadi pemandangan menarik karena keduanya tampak gigih bekerja hingga mendampingi rombongan pada acara tersebut.

Hapsari mengatakan, bahwa perempuan juga turut memberikan kontribusi positif untuk mengamankan energi nasional.

"Tentu ini menjadi kebanggaan bagi kita semua, bahwa seorang perempuan bisa berperan penting dalam proyek ini," kata Hapsari.

"Semua punya porsi yang sama, dan tentunya dengan kolaborasi antar tim untuk kesuksesan MNK Gulamo," imbuhnya.

Sedangkan Ajeng turut bertungkus lumus di lapangan untuk ketahanan energi.

Ajeng adalah perempuan satu-satunya yang memimpin proses pengeboran atau driller (non work over work service) di WK Rokan.

"Memang mayoritas pekerja di dunia pemboran adalah laki-laki, tapi kita saling melengkapi," ujarnya.

"Saya senang, PHR memberikan peluang besar bagi perempuan di dunia migas, bahkan untuk hal teknis operasional seperti yang saya lakukan sehari- hari ini," lanjut Ajeng.

Corporate Secretary PHR WK Rokan, Rudi Ariffianto mengungkapkan bahwa tata nilai AKHLAK dan nilai-nilai keberagaman dan inklusi (diversity and inclusion) menjadi landasan operasi pihaknya.

"Setiap orang memiliki peran penting dalam menghadirkan energi bagi negeri, tak terkecuali para Pertiwi (sebutan bagi pekerja perempuan Pertamina)," tutur Rudi.

"Di sinilah PHR membuktikan bahwa perusahaan kami tidak hanya menghargai keberagaman, tetapi secara nyata mengikutsertakan perempuan agar bersama-sama turut berperan dalam mencapai tujuan operasional," tandasnya. (*)

Terkini