Kolaborasi Farmasi dan Bisnis Digital Universitas Abdurrab dalam Inovasi Produk Pakan Kucing dari Limbah Ikan Patin

Sabtu, 28 September 2024 | 09:39:00 WIB
Foto bersama Dosen, Mahasiswa Universitas Abdurrab dan guru serta siswa SMKN 8 usai kegiatan/Dokumentasi : Fatiha Ulfa

PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM - Dalam upaya pemanfaatan limbah dari ikan patin Dosen Program studi Farmasi dan digital marketing Universitas abdurrab berkolaborasi melakukan pengabdian masyarakat kepada siswa/i di SMKN 8 Pekanbaru.

Acara ini diawali dengan pembukaan dari perwakilan sekolah dan kata sambutan ketua pengabdian oleh apt. Azlaini Yus Nasution, M.Farm, selaku dosen farmasi Universitas Abdurrab yang dihadiri oleh guru dan siswa/i dari SMKN 8 Pekanbaru dan perwakilan dosen dari Universitas Abdurrab.

Kegiatan ini disambut dengan baik dan mendapat tanggapan yang positif dari pihak sekolah dan para siswa/i juga sangat antusias selama proses kegiatan ini berlangsung.

Dalam sambutan yang diwakilkan oleh pihak sekolah menyampaikan apresiasinya tentang pemanfaatan limbah dari isi perut ikan patin yang diolah menjadi bentuk pakan pelet serta cara digital marketing produk dan beliau berharap siswa/i dapat menjadikan ini referensi serta menambah ilmu pengetahuan bagi siswa dan siswi di SMKN 8 Pekanbaru.

Sebelum sesi penyampaian materi, peserta mengikuti kegiatan pretest untuk mengukur pemahaman dan rasa minat siswa/i terhadap produk pakan pelet dari limbah isi perut ikan patin yang diberikan kepada kucing. Setelah itu, sesi materi 1 yang disampaikan oleh mahasiswa farmasi tentang bagian dari perut ikan patin yang diambil dan dibersihkan untuk diolah menjadi pakan, bagaimana cara pembuatan tepung dari limbah isi perut ikan patin sampai ke tahap nutrisi dari pelet untuk makanan kucing yang sudah dibuat, selanjutnya sesi materi 2 disampaikan oleh mahasiswa digital marketing tentang cara mendistribusikan hasil olahan pakan kucing dalam benntuk sediaan pelet ini ke pasaran baik dari media sosial internet maupun media lainnya. 
Sesi ini diikuti dengan tanya jawab, dimana siswa/i diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai paparan materi yang disampaikan. Diskusi berlangsung aktif dan interaktif, yang menunjukkan adanya minat yang sangat besar dari siswa terkait topik yang dibahas.

Selanjutnya, kegiatan ini diakhiri dengan adanya post-test, yang bertujuan untuk mengukur dan rasa minat siswa setelah diberikan edukasi atau materi terkait produk olahan makanan kucing dari limbah isi perut ikan patin.

Menurut, apt. Larysa Fernenda, M.Farm, dosen S1 Farmasi Universitas Abdurrab, “Program edukasi ini diharapkan mampu mengurangi dampak limbah yang besar dari pengolahan isi perut ikan patin serta dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai ekonomis, karena banyak dari masyarakat yang hanya memanfaatkan daging nya saja dari ikan patin itu sendiri”. (*)

Terkini

New Honda Genio Hadir dengan Warna Baru

Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:17:34 WIB

Dorong Akses Pendidikan,517 Siswa Masuk Data PIP 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:58:26 WIB

139 ASN Kemenag Riau Ikuti Asesmen Pro ASN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:14:23 WIB

Investor Pasar Modal di Riau Capai 711.432

Selasa, 27 Oktober 2026 | 20:00:00 WIB