Viral, Rektor UIN Riau Suska dan Dosen Cekcok Mulut

Rabu, 13 September 2023 | 16:09:51 WIB
Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Pekanbaru Khairunnas terlibat adu mulut dengan dosen bernama Irwanda. (Foto: tangkapan video)

PEKANBARU, KHAZANAHRIAU.COM - Heboh, cekcok mulut antara Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Pekanbaru Khairunnas dengan dosen bernama Irwanda.

Cekcok mulut keduanya viral di berbagai media sosial. Salah satunya di instagram Pkuline. Lokasi cokcok itu diketahui terjadi di mesjid kampus. Video viral berdurasi 5 menit 22 detik itu kini jadi sorotan publik.

Dari video yang beredar terlihat rektor sedang duduk di tangga masjid. Sementara dosen Irwandra pakai kemeja garis-garis lengan pendek terdengar berseteru ingin menemui rektor di ruang kerjanya. Alasan dosen ingin menyelesaikan permasalahan yang terjadi di internal UIN.

Namun permintaan itu ditolak rektor. Alasannya rektor karena secara dosen Irwanda tidak mengakui dirinya menjadi rektor.

"Nggak usah ketemu sama rektor. Ketemu sama Khairunnas sini, kamu kan enggak mengakui saya sebagai rektor sama kalian berdua," kata rektor.

Selain itu, terlihat dalam video dosen Irwanda mencoba hendak meraih tangan rektor, tapi ditepisnya. "Kamu jangan menyentuh saya. Haram hukumnya kamu menyentuh saya, tahu nggak?" kata Khairunas.

Rektor juga berujar kalau dosen hendak memukulnya mempersilahkan. Namun pernyataan itu disangkal dosen bahwa tidak ada diririnya ingin memukul.

"Napo ang (ngapa kamu), napo ang? Nak pukul den pukul lah, ko ha pukul lah (mau pukul saya pukul lah. Ni pukul lah," ungkap Khairunas.

"Silakan, kamu mau pukul saya silakan. Kamu mau pukul saya silakan. Kan tadi kamu mau pukul saya kan Ndra (Irwandra). Ngaku saja, Jamaludin kamu pukul meja sampai minum obat dia," ungkap Khairunas lagi.

Dosen Irwanda langsung terlihat kesal. Dia mengajak kepada rektor ke luar kampus  untuk menyelesaikannya secara pribadi.

"Kalau kau mau (diselesaikan) pribadi ayok keluar kita yok," serah dosen.

Cekcok mulut rektor dan dosen ini disaksikan sekurity kampus. Sekurity juga terlihat mencoba menengahi agar tak terjadi kontak fisik. (kz-ar)

Terkini